TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU- Wakil Bupati Sekadau, Subandrio, resmi mengukuhkan dan melantik jajaran Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sekadau masa bhakti 2025-2030 dalam sebuah seremoni yang digelar di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Sekadau, Kamis 4 Juni 2026.
Kegiatan pelantikan berlangsung khidmat dan mengusung tema “Memajukan PWRI Kabupaten Sekadau yang Sehat, Aktif dan Bermartabat”.
Acara tersebut turut dihadiri pengurus PWRI Provinsi Kalimantan Barat, para pensiunan ASN, tokoh masyarakat, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sekadau.
Ketua PWRI Kabupaten Sekadau, Zulkifli HS, menyampaikan bahwa organisasi yang dipimpinnya dihuni para pensiunan dengan beragam pengalaman serta kompetensi di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, hukum, ekonomi hingga sektor sosial kemasyarakatan.
Menurutnya, meskipun para anggota PWRI telah memasuki masa purnatugas, semangat pengabdian untuk daerah tetap tinggi dan siap terus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Kabupaten Sekadau.
“Di dalam kepengurusan PWRI ini terdapat banyak tokoh dan pensiunan yang memiliki pengalaman panjang di pemerintahan maupun profesi lainnya. Ada yang pernah menjadi camat, pejabat strategis, hingga tenaga profesional di berbagai bidang. Pengalaman tersebut tentu masih sangat relevan untuk membantu pemerintah daerah,” ujar Zulkifli.
• Heboh Polisi Diduga Lakukan Pungli Saat Tilang di Pontianak, Ini Penjelasan Kapolresta
Ia menegaskan, PWRI siap menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Sekadau dalam memberikan masukan, saran, serta pertimbangan terkait berbagai program pembangunan daerah.
Selain itu, Zulkifli juga mengajak seluruh anggota PWRI agar tetap memiliki kepedulian terhadap kemajuan daerah meskipun telah memasuki masa pensiun.
Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat tidak berhenti setelah seseorang tidak lagi aktif sebagai aparatur negara.
“Kita memang sudah pensiun dari tugas formal pemerintahan, tetapi rasa tanggung jawab terhadap kemajuan daerah tetap harus dijaga. Kita semua tentu ingin Kabupaten Sekadau semakin maju, baik dari sisi pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat, kesejahteraan hingga keamanan daerah,” katanya.
Sementara itu, Ketua PWRI Provinsi Kalimantan Barat, A. Munir, mengatakan keberadaan PWRI tidak hanya sebagai wadah silaturahmi bagi para pensiunan, tetapi juga memiliki tujuan meningkatkan kesejahteraan hidup anggota beserta keluarganya.
Menurutnya, PWRI menjadi tempat mempererat solidaritas antar purnabakti sekaligus melanjutkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara melalui pengalaman serta pemikiran yang dimiliki para anggota.
“PWRI hadir sebagai wadah pemersatu para pensiunan untuk menjaga silaturahmi, memperkuat solidaritas, serta melanjutkan nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat dan negara,” ujarnya.
Ia pun mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus PWRI Kabupaten Sekadau yang baru dilantik dan berharap organisasi tersebut dapat menjalankan roda organisasi serta program kerja secara optimal selama masa bhakti 2025-2030.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Sekadau, Subandrio, turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang telah resmi dikukuhkan dan dilantik.
Ia berharap kepengurusan baru mampu menjalankan organisasi secara aktif dan memberikan manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat luas.
Menurut Subandrio, setelah proses pelantikan selesai, tantangan berikutnya adalah bagaimana organisasi mampu melaksanakan program kerja secara konsisten dan berkelanjutan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sekadau, kami mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus PWRI yang telah dikukuhkan. Setelah pelantikan ini, yang paling penting adalah bagaimana organisasi dapat berjalan dengan baik dan benar-benar memberi manfaat bagi para anggotanya,” kata Subandrio.
Ia menilai PWRI memiliki peran penting sebagai wadah silaturahmi para pensiunan setelah menyelesaikan masa pengabdian di pemerintahan.
Melalui organisasi tersebut, para anggota dapat terus menjaga komunikasi, bertukar pikiran, serta berbagi pengalaman untuk mendukung pembangunan daerah.
Subandrio juga menegaskan bahwa pensiun bukan berarti berhenti berkarya ataupun kehilangan produktivitas.
Menurutnya, pengalaman panjang yang dimiliki para pensiunan merupakan modal besar yang masih sangat dibutuhkan dalam pembangunan Kabupaten Sekadau.
• Bupati Ketapang Pimpin Ritual Adat Buka Portal Damai di Jelai Hulu
“Jangan pernah merasa tidak produktif hanya karena sudah memasuki masa pensiun. Justru pengalaman selama puluhan tahun mengabdi itu menjadi kekuatan besar yang sangat berharga untuk membantu memberikan saran, masukan, dan kontribusi bagi pembangunan daerah,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Sekadau, lanjut Subandrio, akan terus mendukung keberadaan PWRI sebagai salah satu mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik.
Ia juga mengimbau seluruh pengurus PWRI Kabupaten Sekadau agar segera menyusun dan menjalankan program kerja selama masa bhakti 2025-2030 sehingga organisasi dapat terus aktif berperan dalam mendukung kemajuan daerah.
“Kami berharap pengurus yang baru dapat melaksanakan program kerja dengan baik dan terus berkontribusi sesuai kapasitas, pengalaman, dan kemampuan yang dimiliki demi kemajuan Kabupaten Sekadau,” pungkasnya. (*)