POS-KUPANG.COM, BANTUL - Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi wilayah dengan capaian tertinggi program kredit usaha rakyat (KUR) perumahan se-Indonesia. Nilai KUR perumahan di DIY mencapai 332 miliar rupiah dengan penerima manfaat sebanyak 966 orang.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait memberi apresiasi terhadap capaian positif tersebut.
Dikutip dari KBRI, Maruarar menyatakan, secara rinci nilai pembiayaan untuk kontraktor senilai 3,7 miliar rupiah, pengembang 80,3 miliar rupiah, serta toko bangunan mencapai 61,5 miliar rupiah. Sementara dari sisi suplai, nilai yang tercatat mencapai 145 miliar rupiah dan nilai permintaan mencapai 187 miliar rupiah.
Baca juga: Penyaluran KUR BRI Naik 20 Persen Periode Januari sampai April 2026
Baca juga: Syarat Pembiayaan KUR Rp50 Juta ke Atas: Sertakan NPWP
Ia menegaskan jika capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara berbagai pihak. Pihaknya menilai jika program dari Presiden Prabowo ini adalah kebijakan yang inovatif dan berpihak kepada kepentingan publik.
Hal itu dikatakan Maruarar usai Sosialisasi KUR Perumahan dan Rumah Subsidi di Kabupaten Bantul Kamis (4/6/2026) petang.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau Titik Suharto, mengapresiasi penuh upaya Presiden dalam menciptakan kebijakan yang berfokus pada kesejahteraan rakyat. Ia berharap agar kolaborasi berbagai pihak ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan.
Lebih lanjut, capaian KUR Perumahan tersebut dinilai menjadi sinyal kuat bahwa program perumahan berbasis pembiayaan dan bantuan pemerintahan semakin dibutuhkan. Terutama generasi muda, yang mulai mencari hunian layak untuk masa depan. (*)