TRIBUNNEWS.COM - Bek muda Mathew Baker tak mampu menyembunyikan rasa harunya setelah melakoni debut bersama Timnas Indonesia senior dalam laga uji coba melawan Oman.
Pemain berusia 17 tahun itu bahkan mengaku kata "bahagia" belum cukup untuk menggambarkan perasaannya.
Mathew Baker akhirnya mencatat penampilan perdana bersama Skuad Garuda saat menghadapi Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6).
Pemain Melbourne City tersebut masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-80 menggantikan Rizky Ridho.
Meski hanya tampil selama beberapa menit, Mathew turut membantu Timnas Indonesia meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Oman.
Debut itu menjadi momen yang sangat emosional bagi pemain kelahiran Australia, 13 Mei 2009 tersebut.
Setelah pertandingan, dengan status pemecah rekor debutan Timnas Indonesia, Baker tampak menangis.
Mathew mengaku merasakan perbedaan besar setelah bergabung dengan tim senior.
Menurutnya, kualitas para pemain serta intensitas latihan yang diterapkan di bawah arahan pelatih John Herdman berada pada level yang sangat tinggi.
"Baik, kualitas tim ini sungguh luar biasa. Sejak saya bergabung di sini, tingkat latihan yang diterapkan oleh para pemain ini sungguh luar biasa," ujar Mathew kepada awak media setelah pertandingan, dikutip dari BolaSport.
Pemain termuda dalam skuad Timnas Indonesia itu mengaku banyak memperoleh pelajaran berharga selama mengikuti pemusatan latihan bersama tim senior.
Ia juga merasa terbantu oleh dukungan para pemain yang lebih berpengalaman sehingga proses adaptasinya berjalan lebih mudah.
Pada laga melawan Oman, Mathew tampil cukup tenang. Ia menunjukkan keberanian saat menguasai bola dan disiplin dalam membantu lini pertahanan Timnas Indonesia.
Baca juga: Ranking FIFA Timnas Indonesia Tembus 118 Dunia, John Herdman Ulangi Catatan Patrick Kluivert
Mathew mengungkapkan bahwa kesempatan menjalani debut bersama Timnas Indonesia merupakan pengalaman yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.
"Saya sudah belajar banyak selama beberapa hari ini bersama tim. Rasanya ketika saya masuk sebagai pemain pengganti hari ini sungguh tidak bisa dijelaskan," katanya.
Emosi Mathew semakin memuncak setelah pertandingan usai.
Saat lagu Tanah Airku dinyanyikan bersama oleh para pemain dan suporter di stadion, ia terlihat tak kuasa menahan air mata.
"Sekarang rasanya seperti baru mulai meresap. Saya rasa Anda bisa melihat saat kami menyanyikan Tanah Airku, seolah-olah semua emosi saya meluap," ujar Mathew.
Pemain muda tersebut mengaku sangat bersyukur dapat mengenakan seragam Timnas Indonesia senior untuk pertama kalinya. Baginya, debut tersebut menjadi salah satu momen paling berkesan dalam karier sepak bolanya sejauh ini.
"Tetapi ya, saya sangat bahagia. Kata 'bahagia' saja bahkan terasa kurang menggambarkan perasaan saya, saya benar-benar sangat senang," tuturnya.
Bicara soal debut, Baker hanya berusaha memberikan yang terbaik. Begitu masuk lapangan, yang dipikirkannya hanya memberi satu langkah positif terlebih dahulu.
"Saya hanya fokus pada aksi pertama saya. Cukup melakukan satu aksi pertama yang bagus dan kemudian kepercayaan diri saya perlahan-lahan meningkat lebih dan lebih lagi," katanya.
(Tribunnews.com/Giri)(BolaSport/Wila Wildayanti)