POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Terik matahari sore di Lapangan Futsal Kawasan Perkantoran Terpadu Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, Jumat (5/6/2026) menyengat kulit. Namun, hawa panas sama sekali tak menyurutkan langkah ratusan atlet yang berjejer rapi membentuk barisan.
Mengenakan seragam olahraga, ratusan orang yang terdiri atas atlet, pelatih, hingga pengurus cabang olahraga memandang lurus ke depan.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Belitung Timur sore itu secara resmi melaksanakan Program Training Center (TC) Berjalan bagi para atlet dan kontingen menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Bangka Belitung Tahun 2026. Momen ini menjadi penanda dimulainya persiapan para kontingen yang lebih terarah.
Kegiatan seremonial dihadiri langsung oleh Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Beltim, Febby Sandranita dan Kepala Bidang Pembinaan Olahraga Prestasi Dispora Beltim, Sarlis. Hadir pula Ketua KONI Kabupaten Beltim, Hendro beserta jajaran pengurus, para ketua cabang olahraga, serta jajaran official.
Ketua KONI Kabupaten Belitung Timur, Hendro menjelaskan bahwa program TC Berjalan ini memiliki tujuan yang besar. Tak hanya kesiapan teknis, tapi juga untuk mengikat rasa kebersamaan di antara sesama anggota kontingen daerah.
Bagi Hendro, ajang bergengsi sekelas Porprov bukan sekadar ajang unjuk gigi kompetisi individu. Akan tetapi, esensi sesungguhnya dari kontingen daerah adalah bagaimana membentuk kekompakan, menyatukan frekuensi, serta menjaga solidaritas.
“Yang pertama, lewat TC Berjalan ini kita ingin memastikan keikutsertaan 22 cabang olahraga yang akan bertanding nanti. Kedua, kami ingin membangun kebersamaan seluruh tim kontingen. Dengan berkumpul seperti ini, mereka bisa saling mengenal dan saling menguatkan di lapangan,” ujar Hendro.
Hendro juga mengatakan status sebagai atlet daerah membawa tanggung jawab yang besar karena mereka membawa nama baik Belitung Timur.
"Kalian yang berdiri di sini adalah orang-orang pilihan yang dipercaya memikul harapan daerah. Oleh karena itu, mulailah kedisiplinan itu dari masa TC Berjalan ini, jaga fisik, dan ikuti instruksi pelatih dengan sungguh-sungguh," ucapnya.
Tak hanya itu, di saat yang sama KONI Beltim juga secara resmi memperkenalkan slogan mereka pada Porprov 2026 mendatang. Slogan itu adalah “Begasak”.
Kata "Begasak" sendiri merupakan akronim dari prinsip-prinsip olahraga, yakni Bersatu, Gesit, Aktif, Sportif, Adaptif, dan Kompetitif. Istilah ini diambil dari kosakata lokal Belitung yang secara filosofis menggambarkan semangat bertarung yang menggebu-gebu, pantang menyerah, serta komitmen untuk berjuang sampai titik darah penghabisan.
“Kita berharap seluruh atlet, pelatih dan official benar-benar siap ‘begasak’ ketika bertanding nanti. Semangat ini yang ingin kita bangun sejak sekarang,” ungkap Hendro.
Di sisi lain, dukungan juga diberikan oleh pemerintah daerah. Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten yang dalam hal ini diwakili oleh Sekretaris Dispora Beltim, Febby Sandranita menjelaskan bahwa program ini secara momentum dilaksanakan sangat tepat waktu.
Pemerintah daerah menyadari bahwa prestasi tidak akan lahir dari proses yang instan. Hasil baik berasal dari rangkaian pembinaan yang konsisten, disiplin yang tinggi, serta program yang berkesinambungan.
“Pencanangan program TC Berjalan ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam mempersiapkan atlet-atlet terbaik kita. Ini adalah wujud keseriusan pemerintah daerah bersama KONI dalam membangun olahraga prestasi melalui pembinaan yang terarah dan berkelanjutan,” ucap Febby.
Tak lupa, Febby menyampaikan apresiasi kepada para pelatih dan official yang selama ini telah melakukan pembinaan maksimal kepada para kontingen.
"Kepada para pelatih dan official, saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan komitmen dalam membina serta mendampingin para atlet. Peran saudara sekalian menjadi bagian penting dalam mewujudkan prestasi daerah," ujarnya.
Febby juga berpesan kepada seluruh atlet untuk memanfaatkan program TC Berjalan ini sebaik-baiknya. Pemerintah daerah dan KONI berharap seluruh atlet mampu mengharumkan nama daerah pada Porprov VII 2026 mendatang. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)