TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Anggota DPR Papua Barat, Aloysius Paulus Siep menggelar Reses II di daerah pemilihan (Dapil) Manokwari bersama umat Katolik Stasi St. Maria Sowi, Manokwari, Sabtu (6/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di ruang serbaguna Stasi St. Maria Sowi tersebut bertujuan untuk menyerap dan menjaring berbagai aspirasi masyarakat guna diperjuangkan melalui jalur legislatif.
Berdasarkan informasi yang dihimpun pelaksanaan Reses II tidak hanya dilakukan di Stasi St. Maria Sowi, tetapi juga akan dilaksanakan di dua lokasi lainnya, yakni Asrama Jayawijaya Amban dan Kampung Dowansiba.
Baca juga: Ilmu untuk Kemanusiaan, FEB Unipa Gelar Donor Darah Bersama PMI
Dalam dialog bersama warga, sejumlah aspirasi disampaikan mulai dari pembangunan gereja, penyediaan air bersih, penataan jalan lingkungan hingga bantuan modal usaha bagi masyarakat.
Sekretaris Pembangunan Gereja Stasi St. Maria Sowi, Paskalina, mengatakan kebutuhan utama yang saat ini menjadi perhatian umat adalah pembangunan gedung gereja yang lebih representatif.
Menurutnya, perkembangan pembangunan di kawasan Sowi berdampak pada bertambahnya jumlah umat Katolik yang beribadah di stasi tersebut sehingga diperlukan gereja dengan kapasitas yang lebih besar.
"Semakin banyak pembangunan yang masuk di wilayah ini, jumlah umat juga semakin bertambah. Karena itu kami membutuhkan pembangunan gereja yang lebih besar agar dapat menampung umat yang ada," katanya.
Selain pembangunan gereja, Paskalina juga menyampaikan harapan agar dapat memberikan dukungan berupa bantuan modal usaha bagi masyarakat serta berbagai kebutuhan lainnya yang menunjang kesejahteraan umat.
"Berapa pun yang akan diberikan kami sangat mengucap syukur," ujarnya.
Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan warga, Aloysius Paulus Siep menyatakan seluruh usulan akan ditampung dan diperjuangkan secara bertahap sesuai kemampuan dan mekanisme yang berlaku.
Ia menegaskan bahwa dirinya tidak ingin memberikan janji yang berlebihan kepada masyarakat karena masih banyak aspirasi dari berbagai wilayah yang hingga kini belum seluruhnya dapat direalisasikan.
Baca juga: Solmet Manokwari: Gelar Doktor Bupati Dominggus Saiba Jadi Inspirasi Generasi Emas Papua
"Saya takut untuk menjanjikan lebih banyak, karena belum tentu semua terjawab," katanya.
Meski demikian, ia memastikan setiap aspirasi yang masuk akan menjadi perhatian dan akan diupayakan secara bertahap.
"Masih banyak aspirasi yang belum terjawab, jadi saya takut untuk menjanjikan lagi. Tetapi saya akan berusaha memperjuangkan aspirasi yang telah disampaikan masyarakat," tuturnya.
Melalui kegiatan reses tersebut, Aloysius berharap komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat dapat terus terjalin sehingga berbagai kebutuhan pembangunan maupun pemberdayaan masyarakat dapat diperjuangkan sesuai skala prioritas dan kebutuhan di lapangan. (*)