Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Bengkulu untuk mewaspadai potensi hujan yang masih dapat terjadi pada periode 6 hingga 8 Juni 2026.
Meski sebagian wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau, kondisi atmosfer yang masih dinamis berpotensi memicu hujan dengan intensitas ringan hingga sedang disertai petir dan angin kencang di sejumlah daerah.
BMKG Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno Bengkulu mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Provinsi Bengkulu pada periode 6 hingga 8 Juni 2026.
Berdasarkan data BMKG potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah Bengkulu selama tiga hari berturut-turut.
Pada Sabtu (6/6/2026), wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yakni Kabupaten Mukomuko, Bengkulu Utara, Rejang Lebong dan Lebong.
Kemudian pada Minggu (7/6/2026), potensi hujan sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di Kabupaten Mukomuko dan Bengkulu Utara.
Baca juga: Kasus Dugaan Investasi Bodong, Oknum Pegawai BUMN Dilaporkan ke Polresta Bengkulu
Sementara pada Senin (8/6/2026), wilayah yang berpotensi terdampak hujan sedang hingga lebat meliputi Kabupaten Mukomuko, Bengkulu Utara, Lebong, Seluma dan Bengkulu Selatan.
Untuk kategori siaga atau potensi hujan lebat hingga sangat lebat, BMKG menyatakan nihil di seluruh wilayah Bengkulu selama periode 6 hingga 8 Juni 2026.
Begitu pula pada kategori awas atau potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem yang juga dinyatakan nihil di seluruh kabupaten dan kota.
BMKG juga tidak mengeluarkan peringatan dini angin kencang untuk wilayah Provinsi Bengkulu selama tiga hari tersebut.
Masyarakat di wilayah yang masuk dalam peringatan dini BMKG diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, terutama pada sore hingga malam hari.
Pantauan TribunBengkulu.com pada Kamis (5/6/2026), cuaca di Kota Bengkulu sejak pagi hingga didominasi kondisi cerah berawan.
Aktivitas masyarakat di pusat kota, kawasan perkantoran dan pusat perdagangan berjalan normal tanpa gangguan cuaca yang berarti.
Meski demikian, perubahan cuaca masih berpotensi terjadi dalam waktu singkat. Hujan yang turun dengan intensitas sedang hingga lebat dapat menyebabkan genangan di sejumlah titik serta mengurangi jarak pandang pengendara.
Warga yang berada di wilayah pesisir, perbukitan dan daerah yang kerap mengalami hujan dengan durasi cukup lama juga diminta tetap waspada terhadap dampak yang ditimbulkan akibat peningkatan curah hujan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui website resmi BMKG maupun aplikasi InfoBMKG guna mengantisipasi potensi cuaca buruk secara dini.