TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membagikan kiat menjadi sukses kepada ratusan mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO).
Kiat sukses tersebut disampaikannya saat memberikan kuliah umum di Auditorium Mokodompit UHO, Jalan HEA Mokodompit, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (6/6/2026).
Di hadapan para mahasiswa, Amran mengawali pemaparannya dengan mengenang perjalanan hidup dan perjuangannya merintis karier di bidang pertanian.
Dia mengatakan, dirinya pernah mengabdi sebagai Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Kabupaten Konawe selama 16 tahun.
Pada tahun pertama menjadi tenaga honorer PPL, Amran mengaku harus berjalan kaki sejauh 10 kilometer setiap hari untuk berangkat dan pulang dari tempat tugasnya.
Dalam kesempatan itu, dia juga menampilkan sejumlah foto yang menggambarkan perjalanan hidupnya.
Baca juga: Menteri Pertanian Amran Sulaiman Beri Bantuan Rp10 Miliar untuk Korban Banjir di Sulawesi Tenggara
Mulai dari tinggal di balai desa, kendaraan yang digunakannya ketika masih menjadi PPL, hingga kendaraan dinas yang digunakan setelah menjabat sebagai menteri.
“Nah ini, dari PPL jadi RI 38,” ujar Amran sambil menunjukkan foto sepeda motor dan mobil yang ditampilkan berdampingan di layar auditorium.
Menurutnya, siapa pun memiliki peluang untuk mengubah nasib dan meraih kesuksesan.
Asal memiliki tekad yang kuat dan kemauan untuk terus berkembang.
Setidaknya ada tiga kunci utama meraih kesuksesan yang dia sampaikan kepada para mahasiswa.
Di antaranya memiliki keinginan yang kuat untuk sukses, berani keluar dari zona nyaman, dan siap menjalani setiap proses perjuangan.
“Hari ini nyaman perasaanmu, 15 tahun akan datang bertubi-tubi tekanan sampai liang lahat,” katanya.
Amran menilai, seseorang yang tidak terbiasa menghadapi tekanan akan kesulitan di masa mendatang.
Kondisi tersebut berpotensi memicu kemiskinan yang terus berlanjut dari waktu ke waktu.
“Harus struggle now, harus berjuang dari sekarang,” ujarnya.
Baca juga: Mentan Amran Sulaiman ke Konawe Sultra, Ketemu Petani, Cek Irigasi Bendungan Ameroro yang Rusak
Menteri Kelahiran Bone, Sulawesi Selatan ini juga mengajak mahasiswa untuk mengubah pola pikir dan cara memandang masa depan.
“Change your mindset, you can change the world. Ubah cara berpikirmu, maka kamu bisa mengubah dunia,” jelasnya.
Sebagai informasi, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).
Kunjungan tersebut dalam rangka melihat bantuan bibit kakao dan kelapa sebanyak 38 juta batang.
Lalu dilanjutkan dengan kuliah umum di Universitas Halu Oleo Kendari membahas tentang isu-isu pertanian. (*)
(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)