12 Korban Dugaan Keracunan Gas PT BMI Lamongan Akhirnya Dipulangkan, 6 Keluar pada Jumat Malam
Alga W June 06, 2026 05:14 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Sebanyak enam karyawan PT Bumi Menara Internusa (BMI) diduga mengalami keracunan gas di area produksi menjalani perawatan di RSI Nashrul Ummah.

Mereka sudah diperbolehkan pulang sejak Jumat (5/6/2026) malam.

Baca juga: Jimatnya DIbakar Polisi, Mis Spesialis Pencuri Rumah Kosong Akhirnya Jawab Pertanyaan Penyidik

Keenam pekerja tersebut menyusul 12 korban lainnya yang lebih dulu dipulangkan setelah menjalani perawatan medis pada sore hari. 

Seluruh korban dinyatakan membaik setelah mendapat penanganan dari tim medis rumah sakit.

"Semua sudah pulang kemarin sore pak, tidak ada rawat inap," kata Kapolsek Deket, AKP Achmad Khusen, Sabtu (6/6/2026) siang.

Ia memastikan sebanyak 18 korban keracunan tersebut tidak ada yang menjalani rawat inap.

Sebelumnya, total 18 karyawan PT BMI Lamongan diduga mengalami keracunan.

Mereka menghirup gas berbahaya yang diduga bocor dari ruang produksi perusahaan pengelola ikan dan udang tersebut, Jumat (5/6/2026).

Para pekerja mengalami gejala mata perih, mata berair, tenggorokan kering, hidung pilek, hingga tubuh lemas dan sesak napas. 

Sebagian korban sempat mendapat penanganan di klinik perusahaan sebelum akhirnya dirujuk ke RSI Nashrul Ummah Lamongan.

Sebelumnya, Kapolsek Deket, AKP Achmad Khusen mengatakan, para pekerja tiba-tiba merasakan kondisi tubuh lemas saat berada di ruang produksi.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti dugaan kebocoran gas di area produksi PT BMI Lamongan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid menyatakan, insiden dugaan keracunan gas di PT BMI masih dalam penanganan dan penyelidikan Polres Lamongan.

"Masih penyelidikan dan masih dalam penanganan," kata Hamzaid.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.