Dua Wajah Roberto Martinez untuk Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
Aurora Nightingale June 06, 2026 06:19 PM

Tim nasional Portugal akan tampil di Piala Dunia 2026 dengan status sebagai salah satu kandidat kuat juara.

Para penggemar yang menjagokan Portugal menjadi kampiun dunia tampaknya memiliki dua alasan utama di balik keyakinan mereka.

Selain karena kualitas skuad yang sangat mumpuni, kekuatan lini tengah Portugal juga menjadi daya tarik tersendiri.

Bruno Fernandes diprediksi akan menjadi motor serangan utama bagi tim berjuluk Selecao Das Quinas tersebut.

Ia akan berkolaborasi dengan Vitinha, Joao Neves, dan Bernardo Silva untuk membangun keseimbangan antara pertahanan dan serangan.

Banyak pula penggemar yang berharap bisa menyaksikan Cristiano Ronaldo akhirnya mengangkat trofi Piala Dunia—gelar bergengsi di level negara yang belum pernah ia raih sepanjang kariernya.

Namun, harapan besar Portugal bukan hanya bertumpu pada para pemainnya.

Federasi sepak bola Portugal juga telah mengambil langkah berani dengan melakukan pergantian di posisi pelatih kepala.

Mereka mengakhiri kerja sama dengan Fernando Santos dan menunjuk Roberto Martinez sebagai penggantinya.

Penunjukan Martinez sebagai pelatih baru tetap menimbulkan tanda tanya di kalangan publik sepak bola.

Rekam jejak Martinez di level tim nasional sebenarnya tidak terlalu gemilang, terutama jika merujuk pada performanya di Piala Dunia.

Pelatih asal Spanyol itu pernah membawa Belgia finis di posisi ketiga pada Piala Dunia 2018.

Namun, pencapaian tersebut dianggap belum maksimal mengingat kekuatan skuad Belgia saat itu yang tengah berada di puncak performa, dengan pemain-pemain seperti Vincent Kompany, Thibaut Courtois, Kevin De Bruyne, Eden Hazard, dan Romelu Lukaku.

Dengan deretan bintang tersebut, Martinez dinilai gagal membawa "Setan Merah" Eropa mencapai gelar juara dunia.

Ekspektasi tinggi terhadap Belgia kala itu juga didukung dengan status mereka yang sempat menempati peringkat pertama dalam peringkat FIFA selama beberapa periode.

Kini, Martinez membuka lembaran baru bersama Portugal.

Ia kembali menangani tim dengan kedalaman skuad yang luar biasa di setiap lini, mirip dengan situasi yang ia alami ketika memimpin Belgia.

Tantangan besar kini menanti Martinez untuk membawa Portugal melangkah lebih jauh dibandingkan pencapaiannya bersama Belgia.

Portugal tidak lagi ingin puas hanya dengan posisi ketiga; Cristiano Ronaldo dan rekan-rekannya menargetkan trofi juara dunia pertama mereka.

Sayangnya, Martinez belum pernah membuktikan kemampuannya membawa tim bertabur bintang menjadi juara dunia.

Meski demikian, di bawah asuhannya Portugal berhasil meraih gelar UEFA Nations League setelah mengalahkan Spanyol.

Tentu saja, pencapaian di Nations League tidak bisa disamakan dengan level persaingan di Piala Dunia.

Karena itu, Roberto Martinez harus memastikan agar Portugal tidak kembali underachieved seperti yang terjadi ketika ia menukangi Belgia.

Dukungan untuk Portugal

Di Indonesia, timnas Portugal termasuk salah satu tim yang memiliki banyak pendukung.

Tak sedikit tokoh publik yang menjagokan Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan untuk tampil gemilang di turnamen empat tahunan tersebut.

Salah satunya adalah Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari.

Ia secara terbuka mengungkapkan keyakinannya bahwa Portugal akan menjadi juara dunia tahun ini.

"Untuk Piala Dunia 2026, ada tiga tim yang saya pikirkan: Argentina, Belanda, dan Portugal. Tapi hati saya lebih condong ke Portugal," ujar Raja Sapta Oktohari pada Rabu (3/6/2026).

"Kenapa Portugal? Pertama, karena saya memang menyukai Portugal, dan ini juga akan menjadi 'tarian terakhir' Ronaldo. Biasanya, dalam kesempatan terakhir seperti ini, seseorang akan memberikan segalanya—terlebih bagi sosok seperti Ronaldo," tegasnya.

(Laporan: Guruh, Abdul Majid)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.