Peringatan untuk Timnas Inggris, Ada Situasi Genting di Lapangan Pertandingan Uji Coba
Muhammad Nursina Rasyidin June 06, 2026 05:30 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Timnas Inggris akan memulai pertandingan pemanasan untuk menghadapi Piala Dunia 2026 dengan berhadapan melawan Selandia Baru.

Pertandingan antara Timnas Inggris melawan Selandia Baru akan digelar pada Minggu, 7 Juni 2026, pukul 03.00 WIB di Raymond James Stadium.

Bagi penggemar sepak bola Eropa, Raymond James Stadium barangkali masih sangat asing di telinga.

Namun bagi para penonton yang mengikuti olahraga National Football League atau NFL, stadion tersebut sudah tak akan asing.

Itu adalah salah satu dari sedikit stadion yang bisa menyebut diri sebagai markas dari kandidat pemain terbaik sepanjang masa NFL, Tom Brady.

Stadion itu merupakan markas dari tim Tampa Bay Buccaneers, tim yang dibela Brady setelah dia hengkang dari New England Patriots.

Baca juga: Masalah Barcelona Menular ke Timnas Inggris, Tuchel Bedah Rashford dan Gordon untuk Piala Dunia

Meski ia hanya 3 musim berada di Tampa Bay, Brady berhasil memberikan satu gelar Super Bowl kepada tim yang dimiliki oleh Keluarga Glazer, yang juga menjadi pemilik tim Manchester United itu.

Meski memiliki prestise besar di NFL, stadion ini nampaknya belum begitu memikat dari unsur sepak bola.

Bahkan pertandingan yang akan dijalani Timnas Inggris di sana langsung mendapatkan peringatan besar.

Timnas Inggris diberi peringatan soal kondisi lapangan Raymond James Stadium yang disebut tak memenuhi standar.

Hal itu lantaran lapangan dengan rumput asli sesuai permintaan FIFA baru dipasang sekira sepekan yang lalu.

Biasanya, stadion ini menggunakan rumput sintetis sebagai permukaan permainan NFL.

Kondisi tersebut membuat Timnas Inggris disebut tak akan optimal menjalankan laga di sana.

Pelatih Thomas Tuchel pun sudah mendengar soal isu tersebut.

Meski demikian, pelatih asal Jerman ini tak gentar dengan kondisi tersebut.

Ia mengaku akan menyiapkan timnya sebaik mungkin untuk menghadapi Selandia Baru.

Mereka sudah punya rencana jelas apa yang akan dilakukan di pertandingan uji coba tersebut.

Tuchel tak akan menekankan pada hasil yang didapatkan.

Ia ingin seluruh pemain yang dibawa ke Piala Dunia 2026 bisa tampil di pertandingan uji coba nanti.

Alhasil, Tuchel akan membagi tim yang akan diturunkan saat melawan Selandia Baru.

Ia akan mengganti pemainnya per 45 menit pertandingan atau setelah jeda babak.

"Lapangan seperti apapun tidak akan memberikan efek kepada tim saya. Saya sudah mendengar itu, dan sungguh, itu akan baik-baik saja," kata Tuchel dikutip dari BBC.

"Saya melihat sebuah foto dari stadion itu dari seseorang, memang tetap membuat saya sedikit khawatir, tetapi kami akan memutuskan ketika kami hadir di sana.":

"Jika benar-benar ada isu, kami akan selalu bereaksi."

"Rencananya adalah untuk bermain dua kali 45 menit untuk dua skuad yang berbeda. Saya ingin para pemain mendapatkan menit bermain yang sama."

"Setelah itu kami bisa memutuskan apa yang akan kami lakukan dan menjalankan program latihan yang sama untuk tiga hari setelahnya," paparnya.

Dukungan untuk Inggris

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Wajo, Andi Ismirar Sentosa, optimistis Timnas Inggris bakal keluar sebagai juara Piala Dunia 2026.

Ia melihat Inggris memiliki komposisi pemain dan level permainan yang diyakini bakal membuat lawan kesulitan.

"Kita tahu pemain Inggris tipikal pemain cepat dan menyerang. Itu menjadi kunci permainan mereka di sepak bola," ujarnya kepada Tribun-Timur.com saat di temui di ruangannya, Jumat (5/6/2026).

"Banyak pemainnya yang bersinar di klub. Seperti Hary Kane di Bayern Munchen, Bukayo Saka dan Declan Rice di Arsenal."

"Bayern Munchen dan Arsenal sama-sama juara Liga. Nah, dari modal itu para pemain optimistis membawa negaranya, Insya Allah Piala Dunia 2026 milik Inggris," sambungnya.

(Tribunnews.com/Guruh) (Tribun-Timur/M. Jabal Qubais)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.