Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Semarak Piala Dunia 2026 mulai terasa di berbagai kalangan masyarakat, termasuk di lingkungan kepolisian.
Di tengah meningkatnya antusiasme pecinta sepak bola menyambut turnamen terbesar di dunia tersebut, Kapolsek Sirimau, Iptu Bastian Tuhuteru, mengaku sebagai penggemar berat Tim Nasional Jerman.
Meski memiliki tim favorit, perwira polisi ini menegaskan kecintaannya terhadap sepak bola tidak mengurangi rasa nasionalismenya sebagai warga negara Indonesia.
"NKRI harga mati, tetapi kalau urusan sepak bola saya memang fans berat Jerman," kata Bastian saat diwawancarai TribunAmbon.com, Sabtu (6/6/2026).
Kecintaan Bastian terhadap Der Panzer ternyata sudah berlangsung sejak lama.
Ia mengaku mulai mendukung Jerman sejak pertama kali mengenal ajang Piala Dunia dan terus mengikuti perkembangan tim tersebut hingga saat ini.
Baca juga: Ketua DPRD Ambon Apresiasi Pemkot Gelar Pawai Damai Sambut Piala Dunia 2026
Baca juga: Sengketa RM Padang: Pelapor Tegaskan Punya Bukti Otentik yang Akan Dibuka ke Publik
Menurutnya, Jerman selalu memiliki karakter permainan yang disiplin, kuat secara mental, serta mampu tampil kompetitif di berbagai turnamen besar.
"Saya mendukung tim Jerman sudah lama, bahkan sejak saya mulai mengenal Piala Dunia. Sampai sekarang saya masih mengikuti perkembangannya," ujarnya.
Menariknya, ada alasan tersendiri yang membuat kedekatan emosional Bastian dengan tim berjuluk Der Panzer itu semakin kuat.
Salah satunya adalah nama "Bastian" yang pernah melekat pada salah satu legenda sepak bola Jerman.
Ia mengaku terinspirasi oleh sosok Bastian Schweinsteiger, gelandang legendaris yang menjadi salah satu pilar penting saat Jerman meraih gelar juara Piala Dunia 2014 di Brasil.
"Kebetulan salah satu pemain Jerman dulu namanya Bastian, sama seperti nama saya. Itu menjadi inspirasi tersendiri bagi saya," ungkapnya.
Diketahui, Schweinsteiger merupakan salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola Jerman.
Ia menjadi bagian penting dari generasi emas yang mengantarkan Jerman menjuarai Piala Dunia 2014 sebelum akhirnya pensiun dari tim nasional pada tahun 2016.
Meski Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dengan kondisi cuaca serta lingkungan pertandingan yang berbeda dibandingkan Eropa, Bastian tetap optimistis Jerman mampu tampil maksimal.
Menurutnya, pengalaman panjang dan tradisi kuat yang dimiliki Jerman di ajang Piala Dunia menjadi modal penting untuk kembali bersaing di level tertinggi.
"Saya melihat Jerman layak menjadi juara Piala Dunia 2026. Walaupun dimainkan di Benua Amerika dengan kondisi yang berbeda, saya percaya Jerman bisa tampil terbaik, masuk final, dan meraih trofi Piala Dunia 2026," katanya penuh keyakinan.
Di tengah euforia sepak bola yang mulai meningkat, Bastian juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya Piala Dunia.
Ia memperkirakan berbagai kegiatan seperti nonton bareng, konvoi kendaraan, hingga pawai kemenangan akan mewarnai suasana selama turnamen berlangsung.
Karena itu, masyarakat diminta tetap mematuhi aturan lalu lintas dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan maupun kenyamanan publik.
"Walaupun sebentar nanti ada konvoi atau nonton bareng, saya mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban. Gunakan helm saat berkendara maupun berkonvoi, jangan balap-balapan, dan tetap patuhi aturan lalu lintas," tegasnya.
Lebih lanjut, Kapolsek Sirimau mengajak seluruh pendukung sepak bola untuk menjadikan Piala Dunia sebagai ajang mempererat persaudaraan, bukan sebaliknya.
Menurutnya, perbedaan pilihan tim nasional merupakan hal yang wajar dalam olahraga. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menjadi pemicu konflik maupun perpecahan di tengah masyarakat.
"Boleh menjadi fans negara tertentu, tetapi kita semua orang bersaudara. Jangan sampai karena sepak bola lalu merusak hubungan antarsaudara," ujarnya.
Ia secara khusus mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai persaudaraan yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Maluku.
"Hubungan pela gandong harus tetap dijaga. Kerukunan masyarakat harus terus dipelihara, khususnya di wilayah hukum Sirimau," tandas Bastian.
Dengan semangat sportivitas dan persaudaraan, Kapolsek Sirimau berharap Piala Dunia 2026 dapat menjadi hiburan yang menyatukan masyarakat sekaligus menghadirkan suasana aman, tertib, dan penuh kebersamaan di Kota Ambon.(*)