Jakarta (ANTARA) - Presiden Ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri membuka pameran seni rupa bertajuk "Mata Hati Soekarno" di Le Gareca Space, Bantul, Daerah Istimewa, Yogyakarta, Sabtu.
Pameran seni rupa itu dibuka bertepatan dengan peringatan 125 tahun kelahiran Proklamator RI Soekarno.
Dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, dijelaskan kegiatan pameran ini digelar dalam rangka mempersembahkan karya terbaik para seniman untuk menghormati sosok Soekarno.
"Ini adalah kesadaran kami para seniman untuk menghormati seniman juga yang kebetulan seorang Presiden pertama Indonesia, Proklamator, ideologi, penggali Pancasila, yang selalu menginspirasi kami, menginspirasi kita dari waktu ke waktu," kata Seniman Yogyakarta sekaligus penanggung jawab acara, Butet Kartaredjasa.
Dalam siaran pers yang sama, kurator pameran Suwarno Wisetrotomo menjelaskan panitia menantang para seniman untuk menggali lebih dalam sosok Soekarno dan merepresentasikannya dalam karya seni.
Hal ini, lanjut Suwarno, menjadi tantangan tersendiri bagi para seniman mengingat mayoritas dari mereka merupakan kalangan muda yang lahir dan besar pada era 1990-an.
Kendati demikian, Suwarno meyakini akan selalu ada sisi menarik dari Soekarno yang layak menjadi inspirasi dari sebuah karya.
"Bung Karno adalah air, tanah, angin, dan api menghidupi, menumbuhkan, menebarkan, dan menyalakan harapan dari waktu ke waktu sampai hari ini. Lebih dari setengah abad sepeninggal Bung Karno, ia adalah inspirasi yang tak pernah redup," katanya.
Karya-karya yang dipamerkan dalam pameran ini cukup banyak. Tercatat ada 47 karya seni yang dipajang di seluruh sisi ruang pameran.
Dengan adanya pameran ini, Suwarno berharap karya seni yang ditampilkan dapat mempermudah masyarakat untuk semakin mengenal sosok Sang Proklamator.
Dengan demikian, semangat perjuangan yang dilahirkan Soekarno bisa diwariskan dengan baik kepada generasi penerus bangsa.





