Tunggu Tawaf Wada, Ribuan Jemaah Haji Cilacap Sibuk Umrah Sunah
Daniel Ari Purnomo June 06, 2026 07:27 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Rasa syukur menyelimuti keluarga jemaah haji di Kabupaten Cilacap setelah 1.282 jemaah asal daerah tersebut dipastikan berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian utama ibadah haji di Tanah Suci.

Saat ini, ribuan tamu Allah tersebut tengah memasuki tahapan akhir sebelum melanjutkan perjalanan ke Kota Madinah.

Secara keseluruhan, seluruh jemaah haji asal Kabupaten Cilacap dipastikan telah menuntaskan pelaksanaan rukun dan wajib haji yang menjadi inti dari rangkaian ibadah di Makkah.

Baca juga: Enam Wisatawan Terseret Ombak di Cilacap, Dua Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cilacap, Banu Tolib, mengatakan bahwa seluruh jemaah yang tergabung dalam berbagai kelompok terbang (kloter) telah berhasil menyelesaikan tahapan ibadah secara lancar sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah.

“Alhamdulillah, seluruh jemaah haji asal Kabupaten Cilacap telah melewati seluruh rangkaian utama ibadah haji dengan baik, mulai dari wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, bermalam di Mina, melontar jumrah, hingga menyelesaikan tawaf ifadah, sa'i dan tahalul,” kata Banu Tolib.

Menurut pandangannya, saat ini para jemaah secara praktis hanya tinggal menuntaskan tawaf wada yang difungsikan sebagai ibadah perpisahan sebelum meninggalkan Kota Makkah.

“Rangkaian pokok ibadah sudah selesai dilaksanakan dan saat ini jemaah tinggal menunggu waktu untuk melaksanakan tawaf wada menjelang keberangkatan ke Madinah,” ujarnya.

Sambil menunggu jadwal pergerakan resmi dari panitia penyelenggara, para jemaah kini masih menempati area pemondokan masing-masing yang tersebar di sejumlah sektor di kawasan Makkah.

Banu menyebutkan, sebagian besar jemaah asal Cilacap memilih memanfaatkan waktu yang tersisa ini untuk memperbanyak amal ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Banyak jemaah yang menggunakan kesempatan ini untuk melaksanakan umrah sunah, memperbanyak doa, membaca Al-Qur'an, serta mengikuti salat berjamaah di Masjidil Haram,” tuturnya.

Meski demikian, pihaknya selaku pendamping terus mewanti-wanti dan mengingatkan jemaah agar tidak sampai mengabaikan kondisi fisik di tengah cuaca Arab Saudi. Hal ini dikarenakan masih ada rentetan tahapan perjalanan yang harus dijalani hingga mereka tiba kembali di Indonesia.

“Kami mengimbau seluruh jemaah agar menjaga kesehatan dan mengatur aktivitas ibadah sesuai kemampuan masing-masing sehingga kondisi tubuh tetap prima sampai proses pemulangan nanti,” katanya.

Ia secara khusus menegaskan bahwa jemaah yang memiliki kondisi kesehatan baik masih diperkenankan beribadah di Masjidil Haram. Namun sebaliknya, bagi mereka yang mulai mengalami gejala kelelahan sangat disarankan untuk beribadah di sekitar pemondokan saja.

“Jangan memaksakan diri apabila kondisi tubuh sedang menurun karena menjaga kesehatan juga merupakan bagian penting agar ibadah dapat diselesaikan dengan baik,” ucapnya memberikan atensi.

Sesuai rencana, pergerakan perjalanan jemaah dari Makkah menuju Madinah dijadwalkan akan berlangsung secara bertahap mulai tanggal 15 hingga 17 Juni 2026.

“Pemberangkatan menuju Madinah akan dilakukan sesuai jadwal yang telah disusun agar seluruh proses berjalan aman, nyaman dan tertib,” jelas Banu.

Setelah merampungkan seluruh agenda ibadah sunah dan ziarah di Kota Madinah, para jemaah dijadwalkan mulai bersiap kembali ke Indonesia pada tanggal 27 Juni 2026.

“Pemulangan ke Tanah Air akan dimulai pada akhir Juni dan menyesuaikan jadwal masing-masing kelompok terbang,” katanya.

Sebagai informasi, mayoritas jemaah haji asal Cilacap ini tergabung di dalam Kloter 76, 77, 78, 79 dan 80. Sementara itu, sebagian lainnya membaur masuk dalam Kloter 81, serta beberapa kelompok kecil yang tergabung di Kloter 38 dan Kloter 42.

Di akhir keterangannya, Banu memastikan bahwa upaya koordinasi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Cilacap terus dilakukan secara intensif guna mempersiapkan proses penyambutan dan kepulangan jemaah di tanah air.

“Kami telah menyiapkan koordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses kepulangan jemaah, termasuk yang berada di kloter berbeda, dapat berjalan lancar hingga tiba kembali di Cilacap,” pungkasnya. (ray)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.