Momen Dasco Turun Tangan Panggil Menkeu dan Gubernur BI 
Joanita Ary June 06, 2026 07:34 PM

WARTAKOTALIVE.COM, Jakarta — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar pertemuan koordinasi dengan pemerintah dan Bank Indonesia (BI) di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). 

Pertemuan tersebut difokuskan untuk membahas kondisi perekonomian nasional sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga dalam menjaga stabilitas ekonomi di tengah dinamika global dan domestik.

Rapat koordinasi itu dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad.

Hadir dalam pertemuan tersebut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta Gubernur Perry Warjiyo.

Pertemuan yang berlangsung di tengah sorotan terhadap pergerakan pasar keuangan dan nilai tukar rupiah itu menjadi ajang koordinasi antara otoritas fiskal, otoritas moneter, serta pemerintah guna memastikan langkah-langkah kebijakan berjalan selaras dan mampu menjaga kepercayaan publik maupun pelaku usaha.

Usai pertemuan, Dasco mengungkapkan bahwa pembahasan berlangsung konstruktif dan menghasilkan sejumlah kesepakatan penting yang akan ditindaklanjuti oleh masing-masing institusi sesuai kewenangannya.

"Alhamdulillah hasil koordinasi pada hari ini telah menghasilkan beberapa kesepakatan yang tentunya akan disampaikan oleh masing-masing pihak baik dari otoritas moneter, fiskal maupun dari pihak pemerintah," kata Dasco.

Meski belum merinci isi kesepakatan yang dicapai, Dasco menegaskan komunikasi intensif antara DPR, pemerintah, dan Bank Indonesia menjadi langkah penting dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi yang berkembang.

Menurutnya, koordinasi antarlembaga merupakan fondasi utama untuk memastikan stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga.

Kehadiran Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur BI Perry Warjiyo dalam forum tersebut juga menunjukkan adanya komitmen bersama antara otoritas fiskal dan moneter untuk menjaga keseimbangan kebijakan ekonomi.

Sinergi kedua institusi dinilai krusial dalam mengendalikan inflasi, menjaga stabilitas nilai tukar, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Sementara itu, kehadiran Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memperlihatkan keterlibatan langsung pemerintah dalam memastikan koordinasi lintas sektor berjalan efektif.

Pemerintah dan DPR disebut memiliki kepentingan yang sama untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus mengantisipasi berbagai risiko yang dapat memengaruhi kondisi ekonomi nasional.

Pertemuan tersebut berlangsung tertutup dan menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara lembaga negara dalam merespons perkembangan ekonomi terkini.

Hasil-hasil pembahasan yang telah disepakati dijadwalkan akan disampaikan lebih lanjut oleh masing-masing pihak, baik dari pemerintah, Bank Indonesia maupun otoritas terkait, sesuai bidang dan kewenangan masing-masing.

Dengan komunikasi yang terus diperkuat antara DPR, pemerintah, dan Bank Indonesia, diharapkan berbagai kebijakan yang diambil ke depan mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus memberikan kepastian bagi dunia usaha dan masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.