Kronologi Kebakaran Hotel Jemaah Haji di Makkah, Diduga Berawal dari Ledakan Baterai Skuter
Whiesa Daniswara June 06, 2026 07:35 PM

Laporan langsung wartawan Tribunnews.com dan Media Center Haji dari Arab Saudi, Sri Juliati

TRIBUNNEWS.COM - Insiden kebakaran terjadi di salah satu hotel tempat menginap jemaah haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi, pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 18.00 waktu setempat.

Kebakaran terjadi di kompleks Hotel Al Hidayah Sektor 10, Aziziyah, tepatnya di area depan Tower 7.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah, Ihsan Faisal mengungkapkan, peristiwa itu pertama kali diketahui setelah sejumlah jemaah melihat kepulan asap dari salah satu ruangan yang berada di depan Tower 7.

"Ternyata kepulan asap itu berasal dari kamar karyawan hotel. Setelah ditelusuri dan berdasarkan informasi dari petugas sektor 10, karyawan hotel sedang men-charge baterai skuter," kata Ihsan kepada tim Media Center Haji (MCH) di Makkah, Sabtu (6/6/2026).

Diduga, lanjut Ihsan, baterai tersebut mengalami overheat hingga meledak. Ledakan kemudian memicu kebakaran yang membakar sejumlah barang di dalam ruangan tersebut.

Begitu menerima laporan, petugas sektor bersama manajemen hotel segera melakukan penanganan awal dan menghubungi pemadam kebakaran Arab Saudi.

Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. 

Menurut Ihsan, posisi ruangan yang terbakar berada di area depan tower dengan akses jalan yang terbuka sehingga proses pemadaman dapat berlangsung cepat.

"Kalau tidak salah ada sekitar tiga unit yang datang. Karena posisi ruangan yang terbakar berada di depan tower dan akses jalannya sangat lancar, proses pemadaman bisa dilakukan dengan cepat," ujarnya.

Api berhasil dikendalikan sekitar 30 menit setelah kejadian.

Baca juga: Kemenhaj Siapkan Skema Khusus Pemulangan Cepat bagi Jemaah Haji yang Sakit

"Jam 18.00 WAS kejadian, tidak lama langsung datang pemadam kebakaran dan jam 18.30 WAS (kebakaran) sudah bisa dikendalikan dan dipadamkan," tuturnya.

Ihsan menegaskan kebakaran tidak berada di area dalam hotel dan merembet ke kamar-kamar jemaah maupun bangunan tower hotel. 

Namun asap sempat menyebar ke sejumlah tower di sekitarnya.

"Sebetulnya tidak sampai ke kamar-kamar jemaah atau gedung tower. Memang asapnya menyebar, sehingga jemaah yang berada di Tower 6, 7, dan 8 dievakuasi untuk sementara waktu," ujarnya.

Sesuai prosedur keselamatan gedung, manajemen hotel mematikan seluruh lift dan mengarahkan jemaah turun melalui tangga darurat.

"Alhamdulillah sekitar pukul 20.00 waktu Saudi, seluruh jemaah sudah bisa kembali ke kamar masing-masing. Kondisi saat ini juga sudah aman," kata Ihsan.

Karyawan Hotel Alami Luka Bakar

Dalam insiden tersebut, satu orang karyawan hotel dilaporkan mengalami luka bakar pada bagian kaki.

"Berdasarkan informasi yang kami terima, ada satu karyawan hotel yang mengalami luka bakar sekitar 20 persen pada bagian kaki," ucapnya.

Meski demikian, Ihsan yang juga Kasubdit Penyiapan dan Rekrutmen Petugas Haji memastikan tidak ada satu pun jemaah maupun petugas haji Indonesia yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Ia juga mengapresiasi sikap jemaah yang tetap tenang selama proses evakuasi berlangsung.

"Alhamdulillah seluruh jemaah tetap tenang dan tidak panik. Saat lift dimatikan, mereka langsung mengikuti arahan petugas dan menggunakan tangga darurat sehingga proses evakuasi berjalan lancar," tuturnya.

Pasca kejadian, ia mengimbau jemaah untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan listrik guna mencegah insiden serupa.

"Kami mengimbau jemaah berhati-hati menggunakan alat-alat listrik seperti pemanas air, penanak nasi, charger, kipas angin, maupun perangkat lainnya. Kalau sudah tidak digunakan, sebaiknya segera dicabut dari sumber listrik," kata Ihsan.

Sebagai informasi, Hotel Al Hidayah dihuni jemaah haji Indonesia dari sejumlah embarkasi, di antaranya Padang (PDG), Banjarmasin (BDJ), dan Banten (JKB). 

Namun saat kejadian, jumlah penghuni hotel sudah berkurang karena sebagian kloter telah kembali ke Tanah Air. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.