Laporan Wartawan TribunJatim.com, Madchan Jazuli
TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Tidak lama lagi, pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Trenggalek Pusat Madiun dilaksanakan.
Agar kejadian yang tidak diinginkan terjadi di Trenggalek, kepolisian dan tim jajaran akan mengamankan penuh acara Suran Agung PSHT.
Baca juga: 8 Dapur MBG di Gresik Disuspend Gegara Belum Dilengkapi Sarana IPAL sesuai Standar, Wali Murid Heran
Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki menerangkan, meski sudah melakukan rapat koordinasi (rakor), namun masih akan melakukan rakor final selanjutnya.
"Suran Agung kita sudah berapa kali mengadakan pertemuan, khususnya dengan pihak dari PSHT. Ada kemungkinan tanggal-tanggal yang sudah disepakati akan kita laksanakan," ujar AKBP Ridwan Maliki kepada TribunJatim.com, Jumat (5/6/2026).
Ia menambahkan, rakor final tidak lama lagi akan dibahas dalam waktu dekat.
Pertemuan tersebut bertujuan untuk mengunci komitmen bersama dan memastikan teknis pelaksanaan di lapangan benar-benar matang.
"Nanti terakhir kita akan mengadakan rakor-rakor akhir supaya kegiatan sah-sahan bisa berlanjut berlangsung dengan aman dan tertib," terangnya.
AKBP Ridwan menegaskan, fokus utama kepolisian tidak akan bergeser dari aspek kondusifitas wilayah.
"Sementara masih kita godok dan kita rapatkan, yang pada intinya yang kita inginkan adalah kita ingin menjamin bahwa keamanan dan ketertiban di Kabupaten Trenggalek tetap kondusif," tegasnya.
Ditanya skema pengamanan, AKBP Ridwan mengaku evaluasi tahun-tahun sebelumnya untuk menerapkan skema pengamanan yang jauh lebih ketat dan terukur.
Rencananya ada peningkatan eskalasi pengamanan, terutama pada kuantitas personel yang diterjunkan ke titik-titik rawan.
"Kalau untuk masalah pengamanan tentu kita tahun ini lebih optimal dan kita siapkan pasukan yang lebih banyak untuk menjamin keamanan serta ketertiban di masyarakat," imbuhnya.
Polisi yang hobi bola ini mengimbau seluruh elemen masyarakat, khususnya para pendekar maupun penggembira, untuk menahan diri dan patuh pada regulasi yang telah disepakati bersama.
"Tentunya harapan kita dari pihak perguruan dan seluruhnya saling menyadari apapun itu yang kita sepakati bersama nanti bisa dilaksanakan," lanjutnya.
Polisi yang juga hobi memancing ini berkomitmen untuk selalu menjaga kenyamanan dan kamtibmas di Trenggalek.
"Pada intinya adalah kita harus bisa menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya pada saat pelaksanaan sah-sahan," ungkapnya.
Kepolisian menegaskan tidak akan menoleransi tindakan apa pun yang berpotensi menimbulkan gesekan atau konflik horizontal.
"Kita semua tentu berharap tidak ingin ada kejadian yang mengganggu kondusifitas di Kabupaten Trenggalek," pungkasnya.
Sebagai informasi, pengesahan di tahun 2025 lalu berjalan lancar.
Total ada 1.464 personel gabungan yang bertugas mengamankan agenda tahunan PSHT.
Dimana personel gabungan tersebut terdiri mulai dari Polres Trenggalek, Brimob, TNI, Satpol PP, Dishub Trenggalek maupun dari pengamanan internal PSHT.