Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Perubahan perilaku belanja masyarakat di era digital semakin menggeser pola transaksi konvensional.
Konsumen kini tidak hanya datang ke toko untuk membeli barang, tetapi semakin sering mengambil keputusan pembelian setelah melihat konten video, live shopping, hingga memanfaatkan layanan Buy Now Pay Later (BNPL) atau PayLater.
Tren tersebut mendorong pelaku usaha untuk beradaptasi dengan kanal digital agar tidak kehilangan pasar.
Direktur Indodana Finance, Iwan Dewanto, mengatakan kemudahan transaksi yang terintegrasi kini telah menjadi bagian dari pengalaman belanja masyarakat.
Dikatakan Iwan, layanan pembiayaan digital semakin dibutuhkan untuk mendukung aktivitas konsumsi sekaligus membantu merchant menjangkau lebih banyak konsumen.
"Kami juga percaya bahwa kemudahan akses pembiayaan perlu diimbangi dengan penggunaan yang bijak dan bertanggung jawab, sehingga dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pengguna," kata Iwan dalam gelaran “Temu Mitra Bisnis Indodana PayLater: Sambung Relasi, Perkuat Kolaborasi” di Pullman Hotel, Sabtu (6/6/2026).
Ia menjelaskan, solusi pembiayaan digital kini tidak hanya berfungsi sebagai alternatif pembayaran bagi konsumen, tetapi juga menjadi instrumen yang membantu merchant meningkatkan peluang transaksi.
Opsi pembayaran yang lebih fleksibel dinilai dapat mendorong konsumen lebih cepat mengambil keputusan pembelian.
Di sisi lain, pengaruh konten digital terhadap perilaku konsumsi masyarakat juga semakin besar.
Brand Partnership Manager TikTok Indonesia, Moritz Binsar Sinaga, menilai perkembangan social commerce telah membuka peluang baru bagi pelaku usaha untuk menjangkau konsumen secara lebih luas.
Perubahan perilaku, kata dia, konsumen digital juga membuat strategi pemasaran berbasis konten semakin relevan dalam mendorong penjualan.
Sementara itu, Assistant Manager SHARP Bandung Branch, Teuku Kesha, mengatakan kombinasi antara platform digital dan layanan pembiayaan fleksibel kini menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen.
"Kolaborasi antara brand, digital platform, dan layanan pembiayaan menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan. Merchant yang mampu beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen akan memiliki peluang pertumbuhan yang lebih besar," ujarnya.
Saat ini pihaknya telah terhubung dengan lebih dari 50.000 merchant dan ritel online maupun offline di Indonesia.
Melalui kegiatan ini, Indodana PayLater juga memperkenalkan program Top Spender selama periode Juni hingga Agustus 2026 ini menyediakan total hadiah senilai Rp300 juta serta puluhan hadiah menarik yang dapat diperoleh melalui transaksi di ratusan merchant partner di wilayah Jawa Barat.