Dipicu Sesar Aktif Lokal, Cianjur Diguncang Gempa Dangkal M 3,5: Getaran Terasa hingga Sukabumi
Muhamad Syarif Abdussalam June 06, 2026 10:46 PM

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dan sekitarnya diguncang gempa bumi tektonik pada hari Sabtu, 06 Juni 2026 pukul 19:57:14 WIB. Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki parameter pemutakhiran dengan magnitudo M 3,5.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6.92 LS dan 107.12 BT. Pusat gempa berada di darat pada jarak 11 kilometer Barat Daya Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dengan kedalaman yang cukup dangkal, yaitu 7 kilometer.

Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto, menjelaskan bahwa dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal. Guncangan ini dipicu oleh aktivitas sesar aktif di wilayah setempat.

"Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar aktif Wilayah Setempat," tulisnya dalam siaran resmi.

Berdasarkan laporan dari masyarakat, guncangan gempa dirasakan di sejumlah wilayah di Kabupaten Cianjur. Daerah yang merasakan meliputi Kecamatan Cianjur, Kecamatan Cibeber, Kecamatan Cilaku, Kecamatan Warungkondang, Kecamatan Cugenang, dan Kecamatan Campaka dengan Skala Intensitas II - III MMI. Pada skala ini, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seakan-akan ada truk yang sedang berlalu.

Selain di Cianjur, getaran juga dirasakan hingga ke wilayah Kota Sukabumi dengan Skala Intensitas II MMI, di mana guncangan dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

BMKG menyatakan belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak dari gempa bumi tersebut. Selain itu, hasil monitoring BMKG hingga pukul 20:30 WIB belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

"Hingga pukul 20:30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan," katanya Hartanto.

Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi terverifikasi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.