Final Ganda Putri Polytron Indonesia Open 2026 Tanpa Rachel/Febi, Liu/Tan si Penjegal Langkah
Muhammad Nursina Rasyidin June 06, 2026 11:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Perjuangan wakil Indonesia di sektor ganda putri resmi terhenti di babak semifinal Polytron Indonesia Open 2026, Sabtu (6/6/2026) di Istora, Senayan, Jakarta.

Satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum gagal memenangkan pertandingan saat berjumpa dengan pemain unggulan 1, Liu Shengshu/Tan Ning, asal China.

Rachel/Febi menyerah dua gim langsung atas pasangan China dengan skor 21-17 dan 21-16 dalam waktu 39 menit.

Meski demikian, Rachel/Febi tak perlu berkecil hati dengan kekalahan ini.

Bisa dibilang mereka bisa memberikan perlawanan cukup sengit kepada pasangan ganda putri terbaik dunia itu.

Bahkan di gim kedua Rachel/Febi bisa cukup lama memimpin perolehan angka.

Hanya saja di momen-momen akhir nampaknya pasangan Indonesia sedikit gugup dan hilang fokus yang menyebabkan terjadinya kesalahan sendiri yang menguntungkan lawan.

Pada akhirnya Rachel/Febi harus menyerahkan tiket final tersebut kepada Liu/Tan.

Baca juga: Jojo Beberkan Plus Minus Jadi Atlet Independen Setelah Tembus Final Polytron Indonesia Open 2026

Jalannya Laga

Ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum berhadapan dengan Liu Shengshu/Tan Ning di babak semifinal Polytron Indonesia Open 2026.

Permainan dari kedua pasang pebulu tangkis sebenarnya tak berlangsung sangat cepat.

Mereka sedang-sedang saja untuk membangun momentum serangan.

Keduanya mengandalkan placing yang menyulitkan bagi lawan daripada smash keras yang mematikan.

Sejauh ini, pasangan China lebih unggul masalah itu.

Liu/Tan sempat unggul 7-2 atas Rachel/Febi.

Untungnya pasangan Indonesia bisa sedikit lebih tenang dan mengejar ketertinggalan.

Mereka menipiskan jarak hingga sempat menyentuh angka 9-6.

Namun pasangan China menutup interval gim pertama dengan skor 11-7.

ADAPTASI LAPANGAN - Pebulutangkis ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum saat menjalani latihan jelang tampil di Piala Thomas & Uber 2026, Forum Horsens, Denmark, Rabu (22/4/2026).
ADAPTASI LAPANGAN - Pebulutangkis ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum saat menjalani latihan jelang tampil di Piala Thomas & Uber 2026, Forum Horsens, Denmark, Rabu (22/4/2026). (Tribunnews.com/dok: PBSI)

Keunggulan pasangan China cukup terjaga setelah itu.

Mereka tetap bisa mengendalikan jalannya laga dengan berusaha lebih menekan.

Hal tersebut belum berhasil dijawab pasangan Indonesia.

Rachel/Febi masih tertinggal 17-12.

Liu/Tan menutup gim pertama dengan keunggulan 21-17 atas Rachel/Febi dalam waktu 16 menit.

Pada gim kedua, Rachel/Febi mencoba tampil lebih menekan.

Mereka memanfaatkan kondisi lapangan yang kalah angin untuk memukul lebih keras.

Hal tersebut sukses membuat mereka bisa unggul atas Liu/Tan di awal gim dengan skor 5-2.

Namun secara perlahan pasangan Liu/Tan mulai mengejar.

Mereka berusaha mempercepat tempo permainan dengan memberikan bola cepat ke arah depan.

Hal tersebut efektif bagi mereka yang akhirnya menipiskan jarak menjadi 10-9.

Rachel/Febi masih bisa menutup interval gim kedua dengan keunggulan 11-10.

Pasangan China kembali ingin mempercepat tempo permainan.

Mereka terus memancing pasangan Indonesia melepaskan bola tinggi untuk disapu dengan smash keras.

Namun Rachel/Febi mencoba mengarahkan bola ke tengah bidang permainan lawan agar tak menjadi bola mudah.

Untuk sementara, Rachel/Febi unggul tipis 14-13.

Setelah berbagai perjuangan keras, pasangan China akhirnya bisa mengambil keunggulan untuk pertama kalinya di gim kedua.

Berpadu dengan beberapa kesalahan sendiri dari Rachel/Febi, Liu/Tan unggul 17-16.

Liu/Tan menutup pertandingan dengan skor 21-16.

(Tribunnews.com/Guruh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.