Bolivia akan berhadapan dengan Skotlandia yang tengah bersiap tampil di Piala Dunia dalam sebuah laga uji coba internasional di Stadion Sports Illustrated, New Jersey, pada Minggu, 7 Juni 2026 pukul 04.00 WITA waktu Lombok, Nusa Tenggara Barat. Skotlandia akan tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1998, sedangkan Bolivia gagal melangkah ke turnamen tersebut.
Skuad asuhan Steve Clarke datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menaklukkan Curacao 4-1, tim debutan Piala Dunia.
Curacao sempat unggul lebih dulu lewat gol Tahith Chong, namun Skotlandia menyamakan kedudukan di penghujung babak pertama melalui gol Findlay Curtis.
Di paruh kedua, Lawrence Shankland mencetak dua gol tambahan dan Ryan Christie menuntaskan penalti dengan sempurna untuk memastikan kemenangan nyaman bagi Skotlandia.
Kembalinya Skotlandia ke ajang Piala Dunia menempatkan mereka di Grup C bersama Haiti (14 Juni), Maroko (20 Juni), dan Brasil (25 Juni).
Di sisi lain, Bolivia hanya mampu finis di posisi ketujuh klasemen kualifikasi CONMEBOL, yang memberi mereka kesempatan tampil di babak play-off antar konfederasi. Namun, mereka gagal memanfaatkannya setelah kalah 2-1 dari Irak pada Maret lalu.
Sejak kekalahan itu, Bolivia belum kembali bertanding. Pertemuan kali ini menjadi peluang untuk menebus hasil buruk tersebut, meski La Verde diperkirakan akan kesulitan menghadapi motivasi tinggi Skotlandia yang tengah menatap Piala Dunia.
Gelandang Skotlandia Billy Gilmour dipastikan absen di Piala Dunia 2026 akibat cedera. Tempatnya digantikan oleh pemain muda Manchester United, Tyler Fletcher, yang tampil impresif pada debut internasionalnya menghadapi Curacao dan berpeluang kembali tampil sejak awal pada laga ini.
Rekan setimnya, Findlay Curtis yang berusia 19 tahun, mencetak gol pertamanya untuk tim nasional pada pertandingan sebelumnya. Winger muda Rangers tersebut berpotensi turun sebagai starter untuk pertama kalinya di tim senior, sementara Ben Gannon-Doak mungkin akan menempati sisi sayap berlawanan.
Lawrence Shankland menunjukkan ketajaman dengan dua gol ke gawang Curacao. Steve Clarke juga memiliki opsi lain di sektor depan seperti George Hirst, Che Adams, Lyndon Dykes, dan Ross Stewart. Sementara itu, dua gelandang utama, Scott McTominay dan John McGinn, diperkirakan tetap dilibatkan.
Dari kubu Bolivia, Diego Medina dan Dieguito Rodriguez harus absen karena visa Amerika Serikat mereka ditolak. Moises Villarroel juga tidak tersedia karena tengah menyelesaikan proses transfer ke klub Bulgaria, CSKA Sofia.
Selain itu, Moises Paniagua dan Ramiro Vaca belum mendapat izin dari klub mereka, Wydad Casablanca di Maroko, untuk bergabung dengan tim nasional. Jesus Maraude serta Hector Cuellar juga tidak dapat tampil karena cedera.
Akibat banyaknya absensi, pelatih Antonio Carlos Zago memanggil delapan pemain muda tambahan. Salah satunya adalah penyerang 16 tahun, Nabil Nacif, yang berpotensi menjadi pemain termuda ketiga dalam sejarah Bolivia setelah Mario Alborta (16 tahun tiga bulan, 1926) dan Moises Paniagua (16 tahun tujuh bulan, 2024).
Bolivia: Viscarra; Macazaga, Torrez, Haquin, Fernandez; Tome, E. Vaca, Melgar; Terceros, Centella, Nacif
Skotlandia: Gunn; Patterson, Hendry, McKenna, Tierney; Gannon-Doak, McLean, McTominay, Curtis; Shankland, Adams
La Verde akan mengandalkan fisik dan kecepatan untuk menekan Skotlandia. Meski demikian, mereka kerap kesulitan mempertahankan intensitas tinggi saat bermain di luar dataran tinggi Bolivia.
Skotlandia diperkirakan akan tampil dengan sistem pertahanan yang rapi dan disiplin sambil memanfaatkan pergerakan bek sayap untuk menciptakan peluang dari sisi lapangan.
Dengan fokus utama pada persiapan menuju Piala Dunia, Clarke kemungkinan akan merotasi pemain demi menjaga kebugaran. Namun, Skotlandia tetap diunggulkan meraih kemenangan.
Prediksi Skor: Bolivia 1-2 Skotlandia
Skotlandia tetap difavoritkan untuk menang atas Bolivia yang sedang mengalami krisis pemain utama. Clarke diyakini akan menyeimbangkan rotasi dengan penyesuaian taktik, tetapi kualitas serangan Tartan Army dinilai jauh lebih unggul.
Prediksi Skor: Bolivia 0-2 Skotlandia
Sportskeeda memprediksi kemenangan tipis Skotlandia 2-1, sementara Sports Mole memprediksi kemenangan 2-0. TribunLombok memperkirakan hasil yang lebih meyakinkan bagi pasukan Tartan Army dengan skor 3-0.
Prediksi ini didasari sejumlah faktor. Pertama, momentum positif yang dimiliki Skotlandia setelah kemenangan 4-1 atas Curacao menegaskan ketajaman lini depan mereka, terutama dari Lawrence Shankland serta kontribusi pemain muda seperti Findlay Curtis dan Tyler Fletcher.
Kedua, kedalaman skuad Skotlandia jauh lebih stabil. Kehadiran pemain berpengalaman seperti Scott McTominay, John McGinn, Kieran Tierney, dan Che Adams menjadikan rotasi tidak menurunkan kualitas permainan. Di sisi lain, Bolivia tampil dengan skuad yang pincang akibat masalah visa, cedera, dan transfer.
Pelatih Zago terpaksa mengandalkan banyak pemain muda, termasuk Nabil Nacif yang baru berusia 16 tahun. Meski menjanjikan untuk masa depan, kurangnya pengalaman di level internasional bisa menjadi kelemahan saat menghadapi tim dengan intensitas tinggi seperti Skotlandia.
Selain itu, Bolivia tidak memiliki keuntungan bermain di ketinggian seperti di La Paz. Laga di New Jersey, Amerika Serikat, membuat kondisi relatif netral dan menguntungkan Skotlandia yang unggul secara teknis dan taktis.
Motivasi Skotlandia juga tinggi, mengingat mereka ingin menjaga momentum menjelang laga-laga grup Piala Dunia menghadapi Haiti, Maroko, dan Brasil.
Prediksi Akhir versi TribunLombok: Bolivia 0-3 Skotlandia. Skotlandia diprediksi akan menguasai permainan dan mencetak gol melalui kombinasi pemain inti serta pelapis yang berjuang merebut tempat di skuad utama menuju Piala Dunia 2026.