Pasokan Air Bersih Jakarta Tetap Aman saat Gardu Listrik Jalani Pemeliharaan
Dodi Hasanuddin June 06, 2026 11:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pasokan air bersih bagi masyarakat Jakarta tetap terjaga selama proses pemeliharaan gardu listrik yang menyuplai fasilitas operasional PAM Jaya. 

Langkah tersebut dilakukan melalui koordinasi intensif antara penyedia layanan kelistrikan dan PAM Jaya guna memastikan pekerjaan pemeliharaan tidak berdampak pada pelayanan kepada pelanggan.

Pemeliharaan gardu listrik dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan sistem kelistrikan yang menopang fasilitas pengolahan dan distribusi air bersih.

Baca juga: PAM Jaya Siaga Hadapi Potensi Gangguan Air di 45 Kelurahan Akibat Pemeliharaan PLN, Ini Lokasinya

Karena layanan air minum merupakan kebutuhan dasar masyarakat, berbagai skema pengamanan disiapkan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan pekerjaan.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan sinergi antara kedua penyedia layanan publik tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat.

“PLN tidak hanya berfokus pada keandalan pasokan listrik, tetapi juga memastikan setiap pekerjaan pemeliharaan dapat dilakukan tanpa mengganggu layanan vital yang dibutuhkan masyarakat," ujar Andy dari keterangannya pada Sabtu (6/6/2026).

Menurutnya, Pemeliharaan Gardu Distribusi yang menyuplai listrik ke PAM Jaya dilakukan dengan metode Tanpa Padam.

Baca juga: Penertiban di Instalasi Pengolahan Air Pejompongan, PAM Jaya Amankan Aset dan Layanan Air

Sinergi dengan PAM Jaya ini menjadi wujud komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan yang andal, aman, dan berkelanjutan demi mendukung kualitas hidup masyarakat Jakarta

Berdasarkan hasil supervisi dan kajian teknis bersama, disiapkan sejumlah langkah antisipasi selama pekerjaan berlangsung.

Salah satunya melalui penyediaan suplai listrik cadangan menggunakan Unit Kabel Bergerak (UKB) sehingga fasilitas operasional PAM Jaya tetap memperoleh pasokan listrik selama proses pemeliharaan.

Dukungan tersebut membuat aktivitas pengolahan dan distribusi air bersih tetap berjalan normal.

Dengan demikian, pelanggan tidak mengalami gangguan layanan selama pekerjaan berlangsung.

Manager PLN UP3 Menteng, Hendratua P. Manurung, menegaskan bahwa koordinasi yang baik menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan pelayanan publik.

"Kami memahami bahwa layanan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus tetap terjaga. Karena itu, PLN berkoordinasi secara intensif dengan PAM Jaya untuk memastikan pekerjaan pemeliharaan gardu listrik dapat dilaksanakan dengan aman sekaligus menjaga kontinuitas pasokan listrik yang mendukung operasional layanan air bersih," kata Hendra.

Sementara itu, Senior Manager Divisi Production PAM Jaya, Aly Sunandar mengapresiasi dukungan yang diberikan selama pelaksanaan pekerjaan tersebut.

"Melalui koordinasi yang baik dan dukungan Unit Kabel Bergerak (UKB), operasional fasilitas PAM Jaya dapat tetap berjalan dengan baik sehingga layanan air bersih kepada pelanggan tetap terjaga. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus dikembangkan untuk mendukung pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Aly.

Baca juga: Kelurahan Pondok Kopi Terima 22 Gerobak Sampah dari CSR PAM JAYA

Keberhasilan pelaksanaan pemeliharaan ini menjadi contoh kolaborasi antarlembaga penyedia layanan publik dalam mengutamakan kepentingan masyarakat.

Selain menjaga keandalan infrastruktur kelistrikan, kerja sama tersebut memastikan layanan air bersih tetap tersedia bagi pelanggan selama proses pekerjaan berlangsung.

Ke depan, berbagai inovasi dalam pekerjaan pemeliharaan infrastruktur dan penguatan koordinasi dengan para pemangku kepentingan akan terus dilakukan guna mendukung keandalan layanan publik yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

Proyek ini diketahui berdampak pada operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pejompongan, Jakarta Pusat.

Baca juga: Kabar Baik, Pasang Pipa PAM Jaya Gratis Bagi Warga Kelurahan Lagoa Jakut 

Langkah mitigasi tersebut dilakukan agar gangguan layanan kepada pelanggan dapat ditekan seminimal mungkin selama proses pekerjaan berlangsung.

Pemeliharaan gardu dijadwalkan berlangsung pada Jumat (5/6/2026) pukul 23.00 WIB hingga Sabtu (6/6/2026) pukul 01.00 WIB.

Direktur Teknik PAM Jaya, Akhmad Santika mengatakan, selama periode tersebut, sebagian pelanggan berpotensi mengalami penurunan tekanan air hingga penghentian suplai sementara karena berkurangnya kapasitas produksi dari IPA Pejompongan I.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, perseroan telah menyiapkan skema pasokan alternatif dari Instalasi Pengolahan Air Pejompongan II dan IPA Buaran I.

Kedua instalasi itu akan menyuplai tambahan air dengan kapasitas mencapai 1.170 liter per detik guna menjaga kontinuitas pelayanan kepada pelanggan.

Wilayah yang berpotensi terdampak mencakup 45 kelurahan yang tersebar di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara yang selama ini berada dalam cakupan distribusi IPA Pejompongan I.

Kata dia, berbagai persiapan teknis telah dilakukan sebelum pekerjaan pemeliharaan dimulai. Selain menyiapkan pasokan pengganti, perusahaan juga telah merancang langkah percepatan pemulihan layanan setelah instalasi kembali beroperasi normal.

"Kami telah menyiapkan skema suplai pengganti dari instalasi lain untuk mengurangi dampak kepada pelanggan. Setelah IPA Pejompongan I kembali beroperasi, kami juga akan meningkatkan produksi air di atas kondisi normal selama sekitar 6 hingga 8 jam guna mempercepat pemulihan tekanan dan normalisasi layanan di wilayah terdampak," kata Santika saat jumpa pers pada Rabu (3/6/2026).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.