Laporan : Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Yayasan Pendidikan Al Ma'soem Bandung melepas 212 siswa SMP dan santri PSAM (Pesantren Siswa Al Ma’soem) Tahun Ajaran 2025/2026, yang dinyatakan lulus untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Pelepasan berlangsung khidmat, di dome Kampus Al-Ma'soem, Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Sabtu (6/6/2026) pagi.
Kepada siswa dan santri yang berprestasi, pihak yayasan memberikan apresiasi.
Selain itu, pihak Yayasan pun memberikan beasiswa khusus kepada Bilal Najib, siswa penghafal 25 juz Al-Qur’an. Pihak Yayasan memberikan beasiswa 100 persen kepada siswa tersebut untuk mengikuti pendidikan di SMA Al Ma'Soem.
Baca juga: Profil Klub JDT Calon Lawan Persib di ACC, Raksasa Liga Malaysia yang Adopsi Gaya Permainan Eropa
Prof. Dr. Ir. H. Ceppy Nasahi Ma’soem, MS., Ketua Yayasan Al Ma’soem Bandung memberi selamat kepada seluruh siswa dan santri yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan di SMP dan Pesantren Siswa Al Ma’soem
“Selamat kepada para alumnus yang dinyatakan lulus 100 persen dalam kegiatan pembelajaran di sekolah kita tercinta Al Ma’soem” kata Ceppy Nasahi dalam sambutannya.
Direktur Dikdasmen, H. Ganjar Taufiq, S.Pd., M.M., pelepasan tahun ini dinyatakan lulus 100?ngan rincian 212 siswa yang terbagi dalam 9 kelas.
Menurutnya, saat dilakukan Tes Kemampuan Akademik (TKA), rata-rata nilai mata pelajaran Matematika yang diraih siswa SMP Al Ma’soem, sebesar 50, sedangkan nilai mata pelajaran Bahasa Indonesia sebesar 75, dan nilai tertinggi d mata pelajaran Bahasa Indonesia
diraih oleh siswa bersama Arribi Zauhari Adzam, dengan nilai 100.
Selain itu, katanya, sebanyak 183 siswa dan santri menerima penghargaan.
Baca juga: Orantua Keluhkan SPMB Sekolah Maung: Kejanggalan Sistem, Juklak Juknis Berubah di Injury Time
"Penghargaan tersebut untuk kategori Pinter, Bageur, Cageur, Tahfidz terbanyak, dan kategori Utama. Bagi alumnus penerima penghargaan Kategori Utama yang memiliki adik kandung yang berminat sekolah di SD-SMP Al Ma’soem akan mendapatkan diskon dana pengembangan pendidikan sebesar 50 persen," ucapnya.
Prof. Budi Harsanto, S.E., M.M., Ph.D., PGCertHE., FHEA, perwakilan Ikatan Alumni Al Ma’soem (IKA) berpesan kepada
para lulusan SMP dan PSAM yang dilepas untuk tidak membanding-bandingkan dengan capaian orang lain.
“Setiap orang punya jalan dan waktu yang berbeda-beda, sehingga cukup fokus dengan masa depan pribadi tanpa membandingkan dengan orang lain. Jangan melupakan doa dan dukungan dari orang tua yang juga penting bagi perjalanan hidup, " ujarnya. (*)