PMGO 2026 Digelar di Jakarta, Indonesia Bidik Jadi Hub Esports Dunia
Acos Abdul Qodir June 07, 2026 02:38 AM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Indonesia resmi menjadi tuan rumah kompetisi internasional PUBG Mobile Global Open (PMGO) 2026 Season 1 Main Event.

Turnamen skala dunia yang mempertemukan ekosistem olahraga elektronik antarnegara ini berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada 6-7 Juni 2026.

Sebagai laga pembuka dari rangkaian kalender global PUBG Mobile Esports musim 2026, turnamen ini menghadirkan 32 tim terbaik dari berbagai belahan dunia.

Seluruh peserta bertarung untuk memperebutkan total hadiah sebesar 500 ribu dolar AS atau setara dengan Rp8,1 miliar.

Status tuan rumah ini tidak sekadar menjadi lokasi pertandingan, tetapi juga menjadi momentum pembuktian kesiapan infrastruktur digital Indonesia.

Hal ini sekaligus memperkuat posisi tanah air dalam peta perkembangan industri gim ponsel (mobile game) global.

Kehadiran pergelaran akbar ini disambut positif oleh Direktur Gim Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), Luat S.P. Sihombing.

Menurutnya, dampak ekonomi dari kedatangan kompetisi internasional ini sangat luas bagi para pelaku industri kreatif dalam negeri.

Pemerintah terus berupaya memfasilitasi kolaborasi strategis antara kekayaan intelektual lokal atau Intellectual Property (IP) dengan jenama besar internasional.

Langkah ini diambil guna menciptakan nilai tambah ekonomi yang konkret bagi pelaku industri kreatif domestik.

Salah satu implementasi nyata dari kolaborasi tersebut adalah keterlibatan IP lokal populer, Tahilalats.

Karakter komik strip asli Indonesia ini mewarnai berbagai aktivitas interaktif, konten eksklusif, hingga dekorasi festival di sepanjang area Tennis Indoor Senayan.

Baca juga: Indonesia Perkuat Ekosistem Esport, Targetkan Jadi Penguasa di Asia Tenggara

Selain menyajikan kompetisi kelas dunia, PMGO 2026 juga menghadirkan festival bagi para penggemar.

Area luar arena pertandingan diramaikan oleh jajaran stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal yang bergerak di sektor kuliner serta fesyen.

Di balik kemeriahan kompetisi, pemerintah menyimpan target jangka panjang yang besar.

Sesuai dengan arahan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Indonesia ditargetkan mampu berkembang menjadi salah satu pusat utama atau global hub bagi ekosistem esport dunia.

"Harapan kami dengan hadirnya turnamen esports seperti ini adalah Indonesia bisa menjadi global hub untuk esports dunia. Kita melihat banyak negara memberikan perhatian besar terhadap esports, termasuk negara-negara di Timur Tengah. Indonesia juga harus mengambil peran yang sama," kata Luat Sihombing, Sabtu (6/6/2026).

Luat menambahkan, untuk mewujudkan target tersebut, sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku industri, dan komunitas mutlak diperlukan.

Ruang-ruang publik harus dibuka lebih lebar agar Indonesia menjadi tempat yang ramah dan nyaman bagi audiens esport internasional.

Dari jalannya kompetisi, tensi pertandingan kini memasuki babak puncak setelah 16 tim dipastikan lolos ke Grand Finals.

Indonesia menaruh harapan besar pada tiga wakil terbaiknya yang masih berpeluang merengkuh takhta juara, yaitu Bigetron by Vitality, Pandum, dan Boom Esports.

Dukungan penuh dari ribuan penonton yang memadati tribun Senayan serta jutaan pemirsa secara daring dari berbagai negara menjadi bukti nyata.

Posisi Indonesia kini semakin diperhitungkan dalam peta persaingan ekosistem esport global.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.