Jakarta (ANTARA) - Pelatih Pelita Jaya Jakarta David Singleton mengimbau para pemainnya untuk kembali fokus guna menatap laga kedua semifinal Indonesian Basketball League (IBL) 2026 dalam seri best-of-five, pada Senin (8/6).
Menurut dia, kekalahan 76-78 pada laga pertama di GMSB, Jakarta Selatan, Jakarta, Sabtu, harus segera dilupakan sehingga bisa mempersiapkan diri lebih matang untuk menghadapi laga kedua, yang masih digelar di kandang sendiri.
"Saya merasa kami memainkan pertandingan yang bagus, menarik, dan berjuang dengan semuanya," kata Singleton seusai pertandingan.
Meski kalah, dia menilai timnya tetap menunjukkan performa yang kompetitif dan memiliki banyak hal positif untuk dibawa ke pertandingan selanjutnya.
Dia menjelaskan, Perrin Buford dan kawan-kawan sebenarnya mampu memberikan perlawanan hingga akhir laga, namun kalah dalam berbagai situasi krusial.
Pelatih asal Amerika Serikat itu menyatakan kekalahan tersebut memang mengecewakan, tetapi tidak boleh membuat tim larut dalam sisi negatif.
Dia menegaskan fokus utama Pelita Jaya adalah melakukan penyesuaian dan menjaga energi positif untuk menghadapi laga-laga berikutnya dalam seri semifinal.
"Kami akan membuat sejumlah penyesuaian untuk menghadapi laga-laga selanjutnya," ujar dia.
Senada dengan pelatihnya, kapten Pelita Jaya Andakara Prastawa Dhyaksa mengajak rekan-rekannya untuk segera bangkit dan menjalankan rencana permainan dengan lebih disiplin pada pertandingan berikutnya.
"Setiap pemain harus tampil lebih baik, berubah, dan menjalani apa yang sudah direncanakan," ujar guard yang membukukan 16 poin, tiga assist, dan satu rebound dalam laga tersebut.
Kekalahan pada laga pertama membuat Pelita Jaya tertinggal 0-1 dalam semifinal seri best-of-five.
Sementara itu, laga kedua semifinal tetap diselenggarakan di GMSB, pada Senin (8/6). Sedangkan laga ketiga dan keempat digelar di Dewa United Arena, Kota Tangerang, Banten, Kamis (11/6) dan Sabtu (13/6).
Untuk laga kelima kembali digelar di kandang Pelita Jaya, Senin (15/6). Pelita Jaya berhak menjadi tuan rumah pada dua laga awal, karena finis di peringkat pertama musim reguler, sedangkan Dewa United berada di posisi keempat.





