TRIBUNBANTEN.COM - Berikut penjelasan Angkasa Pura Indonesia perihal beredarnya sebuah video di Sosial Media Tiktok yang menampilkan kepulan asap pekat berwarna putih disertai suara sirine yang berbunyi.
Pihak manajemen Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah memberikan penjelasan resmi terkait munculnya kepulan asap di area Terminal 2D yang sempat menghebohkan pengguna jasa bandara.
Insiden yang terjadi pada Sabtu (6/6/2026) tersebut sempat viral dan beredar di sosial media.
Asisten Deputi Komunikasi dan Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudis Tiawan mengatakan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 12.00 WIB.
"Betul tadi siang sempat terlihat kepulan asap putih di area Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, namun setelah 10 menit kemudian lokasi sudah berhasil terkendali," ujar Yudis saat dikonfirmasi TribunTangerang.com, Sabtu (6/6/2026).
Baca juga: Update Harga Emas Antam Logam Mulia Hari Ini, Minggu 7 Juni 2026: Naik atau Turun? Cek Daftarnya
Dalam video berdurasi 12 detik yang diterima TribunTangerang.com terlihat asap putih muncul pada area lorong menjadi jalur dari konter check-in menuju ruang tunggu Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta.
Kendati demikian hal itu tidak membuat penumpang yang melintas dengan berjalan kaki panik dan tetap melanjutkan aktivitas dengan membawa barang bawaannya masing-masing.
Terlihat seorang petugas Aviation Security (Avsec) dengan didampingi sejumlah petugas berpakaian teknisi berada di lokasi melakukan penanganan terhadap kejadian itu.
Adapun kepulan asap putih berasal dari kendaraan khusus yang digunakan mengangkut bagasi penumpang dari area konter check-in menuju ke pesawat.
Kendaaan yang dikenal sebagai Mobil BTT (Bagasi Towing Traktor) itu mulanya menyala namun kondisi mesinnya tidak bisa dimatikan meski kunci telah berusaha dicabut.
Situasi saat itu membuat kendaraan berbahan bakar diesel itu terus menyala sampai menimbulkan kepulan asap sehingga terbawa masuk ke dalam area konveyor hingga asap masuk ke dalam area gedung Terminal 2D dan membuat alarm menyala otomatis.
Mendapati hal itu Unit Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF), unit teknik, serta operasional langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengamanan area, penanganan awal dan mengevakuasi kendaraan yang mengalami gangguan teknis ke area terbuka guna mempercepat proses penanganan serta pembuangan asap.
"Kami bergerak cepat melakukan koordinasi dan penanganan di lapangan agar sumber gangguan berhasil ditangani dan area terdampak dapat segera dinormalisasi sehingga kepulan asap berhasil diatasi dalam waktu singkat dan seluruh area terdampak telah kembali normal," ungkapnya.
Lebih lanjut General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi menegaskan operasional penerbangan dan pelayanan penumpang di Terminal 2 tetap berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali.
Respon cepat seluruh personel membuat area terdampak berhasil terkendali dalam waktu singkat dan aktivitas terminal kembali berjalan normal.
"Kondisi area terdampak telah kembali normal setelah dilakukan penanganan oleh petugas di lapangan," ungkapnya.
Pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat ini terus berkoordinasi dengan pihak ground handling untuk melakukan evaluasi lebih lanjut terhadap kendaraan yang mengalami gangguan teknis tersebut.
Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam memastikan seluruh aspek operasional berjalan sesuai standar keselamatan dan keamanan guna memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa.
"Kami juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pengguna jasa karena keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa merupakan prioritas utama kami," kata dia.