TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Suasana haru dan penuh syukur mewarnai kedatangan ratusan jamaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 7 Debarkasi Makassar asal Kabupaten Gowa di Asrama Haji Sudiang sekitar pukul 00:03 Wita, Minggu (7/6/2026) dini hari.
Berdasarkan pantauan Tribun-Timur.com di lokasi, jamaah haji tiba didominasi perempuan.
Mereka tampak kompak mengenakan pakaian terbaik saat kembali ke Tanah Air.
Sebagian besar jamaah perempuah mengenakan baju turung haji (baju turun haji).
Baju turung haji ( baju turun haji) adalah busana adat Bugis-Makassar yang dikenakan jamaah wanita saat kembali ke Tanah Air.
Busana ini berbentuk gamis atau jubah berwarna cerah, dihiasi payet mengilap, dan dilengkapi penutup kepala khas (mispa) serta perhiasan emas, menjadi simbol rasa syukur dan kehormatan.
Mereka mengenakan baju turung haji aneka model dan warna.
Mulai warna peach, hijau, hingga serba putih.
Kloter 7 Debarkasi Makassar berjumlah 393 orang, terdiri atas 114 laki-laki dan 279 perempuan.
Rinciannya yakni Ketua Kloter 1 orang, Pembimbing Ibadah 1 orang, Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) 2 orang, perawat 1 orang, Petugas Haji Daerah (PHD) 2 orang.
Sementara itu, jamaah asal Kabupaten Gowa sebanyak 385 orang yang terdiri atas 111 laki-laki dan 274 perempuan, serta satu jamaah asal Kabupaten Bone.
Terdapat dua mutasi masuk dalam kloter ini, yakni Dian Sukma Rahayu Dano asal Maluku Utara yang berpindah dari Kloter 15 sebagai petugas TKHI dan Mamma Rabang, jamaah asal Kabupaten Bone dari Kloter 22.
Disambut Wakil Bupati Gowa
Kedatangan jamaah haji asal Kabupaten Gowa disambut Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin.
"Kami sangat bersyukur bahwa jemaah haji asal Gowa tidak kekurangan satu apa pun juga,” katanya kepada Tribun Timur di lokasi.
Politisi Gerindra mengatakan, pihaknya telah mengecek langsung pelayanan dan pendampingan bagi jamaah, mulai dari keberangkatan hingga pemulangan, dan menilai seluruh proses berjalan maksimal.
"Mudah-mudahan kegiatan pemberangkatan dan pemulangan haji ke depan semakin baik dan maksimal, walaupun tahun ini pelaksanaannya sudah jauh lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ungkpanya.
Ia juga berharap para jamaah yang telah menyandang predikat haji dan hajjah dapat menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Kami berharap seluruh jemaah haji yang pulang ini dapat menjadi tokoh masyarakat dan tokoh agama yang memberi contoh baik, baik dari segi agama maupun sosial kemasyarakatan," ujarnya.
"Dengan predikat haji dan hajjah, mudah-mudahan mereka bisa menjadi teladan yang baik bagi masyarakat Kabupaten Gowa,” jelasnya.
Hingga kedatangan Kloter 7, jumlah jamaah dan petugas yang telah kembali ke Tanah Air melalui Debarkasi Hasanuddin mencapai 2.743 orang, terdiri atas 813 laki-laki dan 1.930 perempuan.
Adapun jumlah jamaah dan petugas yang masih berada di Arab Saudi dari total 36 kloter tercatat sebanyak 13.983 orang. (*)