Motor Malingan Diangkut Bus Tujuan Muaro Jambi dari Cirebon, Sudah 100 Unit Lebih
asto s June 07, 2026 12:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sebanyak 23 sepeda motor hasil pencurian yang hendak dikirim ke Jambi digagalkan polisi sebelum menyeberang ke Pulau Sumatera.

Yang mengejutkan, puluhan kendaraan curian itu tidak diangkut menggunakan truk atau ekspedisi khusus, melainkan disembunyikan di dalam kompartemen sebuah bus antarkota yang melayani rute Jawa-Sumatera.

Pengungkapan kasus tersebut dilakukan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cirebon Kota setelah mencegat sebuah bus di kawasan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan 23 unit sepeda motor yang diduga merupakan hasil pencurian dari sejumlah daerah di Jawa Barat dan akan dikirim ke wilayah Muaro Jambi.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar mengatakan pengungkapan kasus bermula dari penangkapan seorang penadah berinisial MR di Kabupaten Indramayu pada Jumat (5/6/2026) malam.

"Dari hasil interogasi terhadap pelaku, diketahui sebelumnya telah dikirim sebanyak 23 unit kendaraan menggunakan bus menuju Muaro Jambi," kata Eko saat konferensi pers, Sabtu (6/6/2026).

Disembunyikan Dalam Bus

Setelah mendapatkan informasi tersebut, polisi langsung bergerak melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil menghentikan bus yang membawa puluhan motor tersebut.

Menurut penyidik, jaringan ini sengaja memilih moda transportasi bus antarkota untuk menghindari kecurigaan petugas selama perjalanan.

Motor-motor hasil curian disembunyikan di ruang penyimpanan atau kompartemen bagasi bus sehingga sulit terdeteksi dari luar.

Polisi juga menemukan indikasi bahwa identitas kendaraan telah dimanipulasi sebelum dikirim ke luar daerah.

"Nomor rangka dan nomor mesin kendaraan hasil curian diketok ulang. Setelah itu dicocokkan dengan STNK-STNK bekas yang sudah mereka kumpulkan sebelumnya," ujar Eko.

Modus tersebut diduga digunakan untuk menghilangkan jejak kendaraan curian sebelum dipasarkan kembali kepada pembeli di luar Pulau Jawa.

Jaringan Besar Pemasok Motor Curian ke Jambi

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan MR berperan sebagai penampung motor hasil pencurian dari sejumlah wilayah di Cirebon Raya, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan.

Polisi menduga jaringan ini bukan pemain baru.

Dalam kurun waktu sekitar satu tahun, pelaku diperkirakan telah mengirim lebih dari 100 unit sepeda motor hasil kejahatan ke luar pulau.

"Ini termasuk jaringan besar dan bergerak cepat. Beberapa kendaraan yang kami temukan bahkan baru dilaporkan hilang dalam dua hari terakhir," ungkap Eko.

Saat ini penyidik masih memburu penadah utama yang diduga berada di wilayah Jambi serta mengembangkan kasus untuk mengungkap jaringan pencurian kendaraan bermotor yang memasok kendaraan tersebut.

Alur Curanmor dari Jawa Barat ke Jambi

1. Pencurian motor

  • Motor dicuri dari berbagai wilayah di Jawa Barat.
  • Lokasi asal antara lain: Cirebon Raya, Indramayu, Majalengka, Kuningan

2. Ditampung oleh penadah

  • Motor hasil curian dikumpulkan oleh penadah berinisial MR.
  • MR diduga menjadi penampung utama jaringan curanmor.

3. Identitas kendaraan diubah

  • Nomor rangka dan nomor mesin motor diketok ulang.
  • Pelaku mengumpulkan STNK bekas untuk mencocokkan identitas kendaraan.
  • Tujuannya agar motor sulit dikenali sebagai barang curian.

4. Disiapkan untuk dikirim ke Jambi

  • Motor-motor yang sudah diubah identitasnya dikumpulkan.
  • Dalam kasus terbaru terdapat 23 unit motor yang siap dikirim.

5. Disembunyikan dalam kompartemen bus

  • Pelaku tidak menggunakan truk ekspedisi khusus.
  • Motor dimasukkan ke dalam bagasi atau kompartemen bus antarkota.
  • Modus ini digunakan untuk menghindari kecurigaan petugas.

6. Berangkat dari pool bus di Jawa Tengah

  • Berdasarkan hasil pemeriksaan, kendaraan diangkut menggunakan bus dari salah satu pool di Jawa Tengah.
    Tujuan pengiriman adalah Muaro Jambi.

7. Memanfaatkan minimnya pemeriksaan

  • Jaringan memanfaatkan lemahnya pemeriksaan dokumen kendaraan di sejumlah pool bus.
    Motor curian dapat ikut diangkut tanpa pemeriksaan ketat.

8. Akan Dikirim ke Penadah di Jambi

  • Polisi menduga terdapat penadah utama atau jaringan penerima di wilayah Jambi.
    Motor hasil curian kemudian diduga dijual kembali kepada pembeli di Sumatera.

Kronologi Pengungkapan

  • 5 Juni 2026 malam: Polisi menangkap penadah MR di Indramayu.
  • Dari interogasi terungkap bahwa 23 motor curian baru saja dikirim menuju Muaro Jambi.
  • Satreskrim Polres Cirebon Kota melakukan pengejaran.
  • Bus berhasil dicegat di Palimanan, Cirebon, sebelum menyeberang ke Pulau Sumatera.
  • Sebanyak 23 motor curian berhasil diamankan.

Temuan Penting Polisi

Beberapa motor yang ditemukan baru dilaporkan hilang dalam dua hari terakhir. Jaringan diduga sudah beroperasi lama.

Dalam satu tahun terakhir diperkirakan telah mengirim lebih dari 100 unit motor curian ke luar Pulau Jawa.

Polisi masih memburu penadah utama dan jaringan penerima kendaraan di Jambi.

Jambi Kembali Muncul dalam Jalur Distribusi Motor Curian

Kasus yang dibongkar Polres Cirebon Kota ini bukan pertama kali mengungkap pengiriman motor curian dari Pulau Jawa menuju Jambi.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Utara juga pernah membongkar sindikat curanmor lintas provinsi yang menjadikan Jambi sebagai salah satu tujuan utama distribusi kendaraan hasil kejahatan.

Kasus itu terungkap setelah polisi menerima laporan pencurian sepeda motor pada Agustus 2025.

Dari hasil penyelidikan, petugas menemukan lima sepeda motor curian di sebuah ekspedisi di kawasan Cililitan, Jakarta Timur, yang akan dikirim ke Muaro Bungo, Jambi.

Pengembangan kasus kemudian membawa polisi hingga ke Jambi.

Bersama Polda Jambi dan Polres Muaro Bungo, aparat berhasil menyita 38 unit sepeda motor tambahan sehingga total kendaraan hasil kejahatan yang diamankan mencapai 43 unit.

Dalam perkara tersebut, polisi mengungkap keterlibatan oknum petugas ekspedisi yang membantu pengiriman kendaraan menggunakan dokumen palsu.

"Modusnya menggunakan STNK palsu saat pengiriman ke luar pulau," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Onkoseno Gradiarso Sukahar saat itu.

Polisi Telusuri Penadah di Jambi

Terungkapnya dua kasus besar dalam rentang waktu berbeda menunjukkan adanya dugaan pola distribusi kendaraan hasil pencurian dari Pulau Jawa menuju sejumlah daerah di Sumatera, termasuk Jambi.

Karena itu, polisi kini fokus memburu para penadah yang diduga menjadi mata rantai utama pemasaran motor curian di wilayah tujuan.

Dalam kasus terbaru di Cirebon, seluruh kendaraan berhasil diamankan sebelum sempat menyeberang ke Sumatera.

Sementara jaringan pelaku yang berada di Jambi masih terus diburu untuk mengungkap siapa pihak yang selama ini menerima dan mendistribusikan motor-motor hasil pencurian tersebut. (Tribun Jambi/Asto)

Baca juga: Peta Dukungan Pejabat Jambi di Piala Dunia 2026 Terbagi 4 Negara

Baca juga: Jambi Top 7, Duar 5 Warga Kerinci Tewas

Baca juga: Identitas 5 Korban Meninggal dalam Kecelakaan Travel Kerinci di Tol Pekanbaru-Dumai

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.