Jembatan Anduriang Segera Dibangun, Pemkab Padang Pariaman Ungkap Tahapan yang Berjalan
Rahmadi June 07, 2026 02:46 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN – Pembangunan Jembatan Anduriang di Nagari Anduriang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman terus berproses setelah jembatan tersebut roboh akibat bencana hidrometeorologi pada November 2025.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menjelaskan, pembangunan kembali Jembatan Anduriang dilakukan melalui berbagai tahapan yang melibatkan pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat.

Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat pemulihan akses transportasi masyarakat di kawasan tersebut.

Sejak bencana terjadi, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus mengupayakan penanganan Jembatan Anduriang sesuai kewenangan daerah serta melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk mendukung percepatan pembangunan kembali jembatan tersebut.

Sebagai langkah awal, pemerintah daerah menyiapkan rencana pembangunan jembatan darurat untuk menggantikan rakit penyeberangan yang digunakan masyarakat. Langkah itu dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan dan menjaga mobilitas warga.

Baca juga: Perbaikan Jalan Rura Patontang Dimulai, Pemkab Pasaman Barat Alokasikan Rp350 Juta

Namun, dalam rapat yang digelar di Kantor Camat 2x11 Kayu Tanam pada 5 Mei 2026 dan dihadiri Dinas PUPR, camat, wali nagari, kepala korong, tokoh masyarakat, serta warga Nagari Anduriang, masyarakat meminta agar normalisasi Sungai Batang Anai menjadi prioritas utama.

Permintaan tersebut disampaikan karena kondisi sungai berdampak pada permukiman dan lahan pertanian warga di sekitar lokasi jembatan yang roboh.

Menindaklanjuti aspirasi warga, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui Dinas PUPR melakukan koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang serta Dinas Sumber Daya Air Bina Konstruksi (SDA BK) Provinsi Sumatera Barat.

Hal ini dilakukan karena kewenangan normalisasi Sungai Batang Anai berada pada instansi tersebut, bukan pada pemerintah kabupaten.

 Selain itu, pekerjaan normalisasi membutuhkan alat berat dalam jumlah besar serta waktu pelaksanaan yang cukup panjang, sehingga memerlukan dukungan anggaran yang signifikan.

Baca juga: Semen Padang FC Datangi Rumah Suhatman Imam, Manajemen Ajak Kembali ke Tim

Melalui rilis resmi, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengimbau warga agar tetap tenang dan menyaring informasi yang beredar di media sosial.

"Alhamdulillah, saat ini pekerjaan normalisasi Sungai Batang Anai telah dilaksanakan oleh Dinas SDA BK Provinsi Sumatera Barat," dikutip dari keterangan resmi, Minggu (7/6/2026).

Selanjutnya, pembangunan jembatan darurat akan dilakukan setelah pekerjaan normalisasi sungai selesai. Jembatan darurat tersebut direncanakan memanfaatkan struktur jembatan eksisting yang masih memungkinkan untuk diperbaiki sehingga aman dan layak digunakan oleh kendaraan roda dua maupun becak motor.

Sementara itu, pembangunan Jembatan Anduriang secara permanen telah mendapatkan perhatian pemerintah pusat. Berdasarkan informasi yang diterima, pembangunan jembatan tersebut direncanakan dilaksanakan pada tahun 2026 oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat dengan estimasi anggaran sekitar Rp42,5 miliar.

"Jembatan akan menggunakan konstruksi baja dengan bentang 2 x 70 meter atau total panjang 140 meter," lanjut keterangan tersebut.

Baca juga: Distribusi Air Bersih BPBD Padang Tembus 20 Juta Liter, Warga Terdampak Banjir Masih Dilayani

Komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam memperjuangkan pembangunan kembali Jembatan Anduriang terus dilakukan.

Bupati Padang Pariaman secara aktif melakukan koordinasi dan lobi kepada berbagai pihak terkait, termasuk menghadirkan Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Wakil Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia beserta jajaran, Wakil Ketua Komisi V DPR RI beserta anggota, serta pihak BPJN Sumatera Barat untuk meninjau langsung lokasi bencana.

Saat ini, proses perencanaan pembangunan jembatan permanen sedang berjalan dan ditangani oleh Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Balai BPJN Sumatera Barat.

Dalam rangka mendukung percepatan pembangunan tersebut, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus melengkapi berbagai persyaratan administrasi sesuai kewenangan daerah serta berkoordinasi dengan BPJN Sumatera Barat

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap masyarakat dapat memahami kondisi dan tahapan yang sedang berjalan serta tidak terpengaruh oleh informasi yang belum tentu sesuai dengan fakta di lapangan.

Dukungan dan doa dari seluruh masyarakat sangat diharapkan agar pembangunan Jembatan Anduriang dapat segera terwujud dengan baik, sehingga akses transportasi masyarakat Nagari Anduriang dan wilayah sekitarnya dapat kembali normal. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.