Bulog Lampung Salurkan 21,6 Ribu Ton Beras Bantuan Pangan ke Masyarakat
Robertus Didik Budiawan Cahyono June 07, 2026 04:40 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Lampung tercatat telah menggelontorkan sebanyak 21.655.540 kilogram (21,6 ribu ton) beras Bantuan Pangan langsung ke tangan masyarakat hingga pertengahan 2026.

Baca juga: Bulog Lampung Siapkan 25 Ribu Ton Beras Bantuan SPHP dan 5 Juta Liter Minyak Goreng

Hingga 7 Juni 2026, jutaan kilogram beras tersebut kini sudah diterima oleh 1.082.777 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Lampung, Rindo Safutra mengungkapkan, percepatan distribusi ini merupakan langkah untuk menjaga keterjangkauan harga beras sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat di tingkat konsumen.

"Hingga awal Juni 2026, Bulog Kanwil Lampung menguasai stok beras yang sangat kuat, yaitu sebanyak 306.583 ton yang tersebar di sejumlah gudang kami. Ketersediaan stok inilah yang menjadi modal utama kami untuk tancap gas menyalurkan bantuan," ujar Rindo Safutra, Minggu (7/6/2026).

Rindo menjelaskan, total target warga yang harus menerima bantuan ini di Lampung mencapai 1.260.686 PBP. 

"Artinya, realisasi saat ini sudah mendekati target keseluruhan," kata dia.

Pemerintah sendiri membidik seluruh paket bantuan pangan ini rampung tersalurkan 100 persen pada akhir Juni 2026.

Rindo melanjutkan bahwa bantuan yang digelontorkan Bulog Lampung bukan hanya berupa beras. 

Untuk menyokong keterjangkauan harga minyak goreng, Bulog Lampung juga telah mendistribusikan Minyakita sebanyak 4.180.411 liter kepada masyarakat.

"Kombinasi percepatan Bantuan Pangan dan program SPHP ini adalah langkah efektif pemerintah untuk menjaga keseimbangan pasokan di pasar, sehingga harga tetap stabil dan daya beli masyarakat, khususnya kelompok rentan, tetap terjaga," jelas Rindo.

Selain program Bantuan Pangan gratis, Bulog Lampung juga terus mengguyur pasar tradisional lewat Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Hingga saat ini, sebanyak 5.443.750 kilogram (5,4 juta kg) beras SPHP telah disebar ke berbagai lini.

Masyarakat Lampung bisa mendapatkan beras SPHP dengan harga terjangkau ini di berbagai saluran resmi, seperti pasar-pasar tradisional, Gerakan Pangan Murah (GPM), Rumah Pangan Kita (RPK), hingga Kios pangan dan jaringan pengecer mitra Pemda.

Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di gudang Bulog Lampung masih melimpah dan berkualitas baik. Oleh karena itu, Rindo Safutra meminta masyarakat Lampung untuk tetap tenang dan tidak perlu melakukan aksi borong (panic buying).

"Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang karena ketersediaan pangan, khususnya beras, di Lampung dalam kondisi sangat mencukupi."

Bulog bersama Badan Pangan Nasional dan pemerintah daerah akan terus bersinergi memastikan harga pangan tetap stabil dan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik. 

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.