TRIBUNNEWS.COM - Persija Jakarta bersiap membuka lembaran baru menjelang bergulirnya Super League 2026/2027 (Liga 1).
Klub berjuluk Macan Kemayoran itu dijadwalkan akan memperkenalkan pelatih anyar pada Senin (8/6/2026) di Jakarta International Stadium (JIS), pukul 13.00 WIB.
Meski belum ada pengumuman resmi dari manajemen, nama Shin Tae-yong (STY) mencuat sebagai kandidat terkuat untuk mengisi posisi pelatih kepala menggantikan Mauricio Souza.
Kabar tersebut langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan suporter Persija maupun pecinta sepak bola Indonesia.
Melalui akun Instagram resminya, Persija memberi sinyal kuat mengenai kedatangan sosok baru di kursi kepelatihan.
"Babak baru perjalanan Persija akan dimulai. Sosok yang akan memimpin Macan Kemayoran menuju era berikutnya akan segera diperkenalkan. The New Chapter: Coach Introduction and Press Conference," tulis Persija, pada Minggu (7/6/2026).
Unggahan tersebut memicu berbagai spekulasi. Banyak pihak meyakini bahwa sosok yang dimaksud adalah Shin Tae-yong, pelatih asal Korea Selatan yang memiliki rekam jejak panjang bersama Timnas Indonesia.
Rumor kedatangan Shin Tae-yong semakin menguat setelah media Korea Selatan, News Worker, melaporkan bahwa Persija telah menjalin komunikasi dengan sang pelatih sejak pertengahan April 2026.
Dalam laporannya, disebutkan bahwa STY telah mencapai kesepakatan kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan selama satu tahun.
Persija disebut mencari pelatih yang tidak hanya memiliki pengalaman di level tinggi, tetapi juga memahami karakter sepak bola Indonesia. Kriteria tersebut dinilai cocok dengan profil Shin Tae-yong yang pernah membangun fondasi Timnas Indonesia selama beberapa tahun.
Salah satu alasan yang membuat STY dianggap sebagai kandidat ideal adalah kedekatannya dengan sejumlah pemain Persija.
Selama menangani Timnas Indonesia, Shin Tae-yong pernah bekerja sama dengan beberapa pilar Macan Kemayoran seperti Rizky Ridho, Witan Sulaeman, hingga Dony Tri Pamungkas.
Hubungan yang sudah terjalin sebelumnya diyakini dapat mempermudah proses adaptasi sekaligus mempercepat penerapan strategi di dalam tim.
Selain itu, STY dikenal sebagai pelatih yang berani memberikan kesempatan kepada pemain muda. Karakter tersebut sejalan dengan langkah Persija yang mulai fokus membangun tim dengan mempromosikan talenta-talenta dari akademi.
Baca juga: Hasil Drawing ASEAN Club Championship 2026/2027: Persib & Borneo FC Langsung dapat Ujian Berat
Faktor lain yang disebut turut mendukung peluang Shin Tae-yong bergabung adalah keberadaan Hyundai Motor sebagai salah satu sponsor Persija.
Perusahaan asal Korea Selatan tersebut memiliki kedekatan dengan dunia sepak bola Korea, sehingga kehadiran STY dinilai dapat menciptakan sinergi positif bagi klub.
Persija sendiri memiliki ambisi besar menghadapi musim depan. Setelah beberapa musim gagal bersaing di papan atas secara konsisten, Macan Kemayoran menargetkan kembali ke jalur perebutan gelar juara dan membuka peluang tampil di kompetisi Asia.
Nama Shin Tae-yong juga sempat menjadi sorotan ketika hadir menyaksikan pertandingan Persija melawan Dewa United pada awal 2026.
Kehadirannya saat itu memunculkan berbagai spekulasi mengenai kemungkinan kerja sama dengan klub ibu kota tersebut.
Saat ini, STY diketahui masih berstatus tanpa klub setelah meninggalkan Ulsan Hyundai pada Oktober 2025. Meski demikian, popularitasnya di Indonesia tetap tinggi berkat kontribusinya selama menangani Timnas Garuda.
Meski berbagai laporan mengarah pada Shin Tae-yong, Persija hingga kini masih merahasiakan identitas pelatih yang akan diperkenalkan.
Suporter Macan Kemayoran pun menantikan pengumuman resmi yang diyakini akan menjadi salah satu momen penting menjelang bergulirnya Liga Super Indonesia 2026/2027.
Apabila benar Shin Tae-yong yang ditunjuk, maka Persija berpotensi mendapatkan sosok pelatih berpengalaman yang mampu membawa klub kembali bersaing di level tertinggi sepak bola nasional.
Jawabannya akan segera terungkap saat konferensi pers resmi di JIS pada Senin (8/6/2026) siang besok.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)