TRIBUNGORONTALO.COM – Sejumlah pencinta sepak bola telah memiliki tim unggulan yang dijagokan menjadi juara pada Piala Dunia 2026, termasuk Farid Tanib, pelatih Persidago Gorontalo.
Farid secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Tim nasional (Timnas) Prancis. Menurutnya, Les Bleus masih menjadi salah satu kandidat terkuat untuk meraih trofi Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Saat diwawancarai, Farid mengaku sudah lama mengidolakan tim berjuluk Les Bleus tersebut.
"Kalau dari saya, saya menjagokan King Prancis karena itu idola dari dulu," ujarnya, Minggu (7/6/2026).
Menurut Farid, kekuatan utama Prancis terletak pada kualitas pemain yang sebagian besar merumput di klub-klub elite Eropa. Kondisi itu membuat skuad asuhan Didier Deschamps tetap menjadi tim yang sangat diperhitungkan di level internasional.
"Kualitas pemain Prancis banyak di level Eropa," katanya.
Meski demikian, Farid melihat masih ada satu sektor yang perlu mendapat perhatian serius dari Prancis, yakni lini tengah. Ia menilai lini serang Les Bleus sangat kuat, namun keseimbangan permainan di sektor tengah masih menjadi pekerjaan rumah (PR).
"Saya khawatir di Prancis ini meskipun lini serang bagus hanya saja lini tengah yang jadi PR," ungkapnya.
Baca juga: SELEBRASI LOKAL: 2 Pejabat Pemprov Gorontalo Jagokan Jerman di Piala Dunia 2026
Menurut Farid, absennya Antoine Griezmann menjadi salah satu faktor yang membuat lini tengah Prancis kehilangan sosok berpengalaman. Ia menilai Griezmann merupakan pemain penting yang memiliki kemampuan fleksibel untuk bermain sebagai gelandang maupun penyerang, serta mampu memberikan kejutan bagi pertahanan lawan.
Selain itu, pengalaman Griezmann dinilai menjadi nilai lebih setelah turut membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 2018. Farid bahkan menempatkan Griezmann sejajar dengan sejumlah nama besar sepak bola dunia.
Prancis memang memiliki opsi pemain lain di lini tengah, termasuk Rayan Cherki. Namun, pengalaman pemain muda tersebut dinilai belum sematang Griezmann. Sementara itu, keberadaan N'Golo Kante tetap menjadi kekuatan tersendiri. Hanya saja, menurut Farid, karakter permainan Kante lebih bertipe gelandang bertahan.
"Kita butuh gelandang yang bisa menyuplai bola seperti Griezmann dan juga Pogba," katanya.
Di sisi lain, Farid menilai sektor pertahanan Prancis justru menjadi salah satu kekuatan terbesar yang dimiliki skuad saat ini. Komposisi pemain belakang dianggap sudah sangat solid dan memiliki kualitas tinggi.
Selain membahas peluang Prancis, Farid juga mengungkapkan sejumlah tim yang menurutnya patut diwaspadai pada Piala Dunia 2026. Dari kawasan Asia, ia menilai Jepang berpotensi menjadi kuda hitam yang mampu memberi kejutan.
"Tim yang saya rasa bisa membuat kejutan ini adalah Jepang. Jepang ini salah satu tim yang sangat konsisten pada saat ini," ujarnya.
Sementara dari Eropa, Farid menilai Portugal memiliki peluang besar untuk melangkah jauh, bahkan menjadi juara. Penilaian itu didasarkan pada kualitas pemain yang dimiliki Portugal, terutama di sektor tengah.
"Kalau tim lainnya dari Eropa saya lebih cenderung ke Portugal karena saat ini Portugal memiliki gelandang terbaik," katanya.
Menurutnya, motivasi Portugal juga akan semakin besar mengingat Piala Dunia 2026 diperkirakan menjadi turnamen terakhir bagi ikon sepak bola negara tersebut, Cristiano Ronaldo.
Sementara itu, pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, telah merilis daftar 26 pemain yang dipanggil untuk menghadapi Piala Dunia 2026.
Nama-nama seperti Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Michael Olise, William Saliba, hingga Marcus Thuram masuk dalam daftar skuad yang akan memperkuat Les Bleus. Prancis juga memboyong sejumlah pemain muda yang tengah bersinar seperti Desire Doue, Bradley Barcola, Maghnes Akliouche, dan Rayan Cherki.
Di lini tengah, Deschamps hanya membawa lima pemain, yakni Aurelien Tchouameni, Warren Zaire-Emery, Manu Kone, N'Golo Kante, dan Adrien Rabiot.
Sementara itu, sektor pertahanan diisi oleh pemain-pemain berpengalaman seperti William Saliba, Dayot Upamecano, Ibrahima Konate, Jules Kounde, Theo Hernandez, hingga Lucas Hernandez. (*)