TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Fan negara kontestan Piala Dunia 2026 dari berbagai penjuru Kota Sorong, Papua Barat Daya meramaikan konvoi, Minggu (7/6/2026).
Mereka mengenakan jersey tim negara yang didukung serta seperti berbagai atribut seperti bendera ukuran kecil hingga besar.
Pantauan TribunSorong.com, penggila bola Piala Dunia paling menonjol di antaranya Brasil, Jerman, Argentina, Jepang, Portugal, hingga Prancis.
Baca juga: Kagumi Musiala hingga Neuer, Marthinus Ulimpa Sebut Skuad Jerman Paling Siap di Piala Dunia 2026
Masyarakat juga tampak memadati sejumlah titik di sepanjang jalan buat menyaksikan iring-iringan konvoi kendaraan.
Wali Kota Sorong Septinus Lobat didampingi Ketua TP PKK Kota Sorong Jemima Elisabeth yang mengenakan jersey Brazil, melepas konvoi di depan Stadion Bawela, Kelurahan Kampung Baru, Distrik Sorong Kota.
Diwawancara beberapa saat sebelum pelepasan, ia mengimbau masyarakat agar menjaga keamanan dan ketertiban selama perhelatan Piala Dunia berlangsung, terutama jika menggelar perayaan kemenangan tim favorit.
"Jangan ugal-ugalan, konvoi secara tertib dan aman," ujar Septinus Lobat kepada Tribunsorong.com.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Sorong akan melihat peluang menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) bagi masyarakat apabila kondisi memungkinkan.
Baca juga: Lapak Dadakan Atribut Piala Dunia 2026 Mulai Menjamur di Sorong Selatan
Menurutnya, euforia Piala Dunia merupakan hal yang wajar, karena sepak bola menjadi olahraga yang digemari berbagai kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.
"Saya mengingatkan antusiasme tersebut jangan sampai mengganggu ketertiban umum," kata Septinus Lobat.
Seorang fan Timnas Jerman, Johannes, mengaku senang melihat tingginya antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia.
Ia optimistis tim favoritnya mampu tampil baik pada turnamen yang akan segera bergulir.
"Konvoi ini membuktikan masyarakat di Kota Sorong sangat mencintai sepak bola. Euforia Piala Dunia tahun ini benar-benar luar biasa," ujarnya.
Menurut Johannes, kehadiran para pendukung dari berbagai negara peserta Piala Dunia dalam satu kegiatan konvoi menunjukkan bahwa perbedaan dukungan tidak menjadi penghalang tetap menjaga persatuan dan kebersamaan.
Tingginya antusiasme masyarakat dalam menyambut Piala Dunia 2026 menunjukkan sepak bola masih menjadi olahraga yang mampu menyatukan berbagai kalangan.
Johannes berharap ajang Piala Dunia tidak menjadi pemicu perpecahan di tengah masyarakat, melainkan menjadi momentum mempererat persaudaraan antarpencinta sepak bola.
"Sepak bola harus menjadi sarana mempererat persaudaraan," katanya.
Baca juga: Pelatih Persemay Maybrat dan Persikos Kota Sorong Mulai Perang Prediksi Juara Piala Dunia 2026
Johannes juga mengajak seluruh pencinta sepak bola di Papua Barat Daya, khususnya Kota Sorong agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Piala Dunia berlangsung.
Gempita Piala Dunia juga dirasakan Muhammad Saman Bugis, fan Argentina.
Bagi Ketua Komisi IV DPR Kota Sorong tersebut, jika seseorang hobi bermain sepak bola, maka harus bisa melihat seni permainan di lapangan.
"Saya sejak tahun 1986 lalu telah jatuh hati ke squad Argentina, sehingga setiap Piala Dunia selalu dukung Tim Tango," ujar Saman kepada TribunSorong.com, Sabtu (6/6/2026).
Menurutnya, skuad yang konsisten adalah Argentina, sebab setiap perhelatan akbar sepak bola punya bibit terbaik yang bersinar di level Internasional dan menjadi legenda.
Mulai dari legenda sepak bola Maradona sampai ke era Lionel Messi, ketika bermain punya sentuhan magis.
"Semoga Piala Dunia 2026 kali ini, Argentina bisa main dengan seni terbaiknya, serta muncul generasi emas baru," ucap Saman. (tribunsorong.com/ismail saleh/safwan ashari)