Tetap Setia Sejak Era Zidane, Bupati Siak Afni Jagokan Prancis Juara Piala Dunia 2026
Muhammad Ridho June 07, 2026 07:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Dalam perdebatan pecinta sepak bola tentang siapa yang akan mengangkat trofi Piala Dunia 2026, Bupati Siak Afni Zulkifli tidak perlu berpikir lama untuk menentukan pilihannya.

Dukungannya tetap jatuh kepada Tim Nasional Prancis, tim yang telah ia kagumi sejak era sang maestro, Zinedine Zidane.

Bagi Afni, Prancis bukan hanya tim favorit sesaat. Kecintaannya terhadap Les Bleus telah tumbuh sejak akhir 1990-an ketika Zidane memimpin Prancis menjuarai Piala Dunia 1998 dan kemudian Euro 2000.

“Saya sudah lama menjagokan Prancis, sejak zaman Zidane. Sampai sekarang Prancis tetap di hati,” kata Afni sambil tersenyum saat ditanya tim unggulannya di Piala Dunia 2026, Minggu (7/6/2026).

Menurutnya, salah satu kekuatan utama Prancis adalah kemampuan mereka menjaga regenerasi pemain. Setelah era Zidane berakhir, Prancis melahirkan generasi baru seperti Thierry Henry, Patrick Vieira, Franck Ribery, Karim Benzema, hingga kini memiliki bintang-bintang kelas dunia seperti Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele.

“Prancis selalu punya pemain top. Generasinya tidak pernah putus. Itu yang membuat mereka selalu kompetitif di turnamen besar,” ujarnya.

Afni menilai skuad Prancis saat ini termasuk yang paling lengkap di antara para peserta Piala Dunia 2026. Dari lini depan hingga lini belakang, hampir seluruh posisi dihuni pemain yang menjadi andalan klub-klub elite Eropa.

Baca juga: Jelang Pembukaan Piala Dunia 2026: Ini Jersey Paling Banyak Dicari Penggemar Bola di Pekanbaru

Baca juga: Pengusaha Konveksi di Pekanbaru Siap-siap Produksi Replika Jersey Piala Dunia 2026

Di sektor serang ada Kylian Mbappe yang dikenal sebagai salah satu pemain terbaik dunia saat ini. Di sisi sayap terdapat Ousmane Dembele yang tampil impresif dalam beberapa musim terakhir. Sementara lini tengah diperkuat nama-nama seperti Aurelien Tchouameni dan Eduardo Camavinga yang menjadi motor permainan tim.

Pertahanan Prancis juga tak kalah meyakinkan dengan hadirnya William Saliba, Dayot Upamecano, Theo Hernandez, serta penjaga gawang Mike Maignan yang dikenal memiliki refleks dan kemampuan distribusi bola yang baik.

“Saya yakin Prancis bisa menang. Dari lini depan sampai belakang seimbang, dihuni pemain-pemain berkelas. Mereka punya kecepatan, teknik, dan pengalaman bermain di level tertinggi,” kata Afni.

Kepercayaan diri Afni bukan tanpa alasan. Dalam dua edisi Piala Dunia terakhir, Prancis selalu tampil hingga partai puncak. Mereka menjadi juara pada 2018 dan finis sebagai runner-up pada 2022 setelah kalah dramatis dari Argentina lewat adu penalti.

Konsistensi itu membuat Prancis kembali masuk dalam daftar favorit juara pada Piala Dunia 2026. Di bawah arahan pelatih Didier Deschamps, Les Bleus dinilai memiliki kombinasi ideal antara pemain berpengalaman dan talenta muda yang sedang berada di puncak performa.

Meski banyak penggemar sepak bola menjagokan Argentina, Spanyol, Brasil atau Inggris, Afni tetap teguh pada pilihannya.

“Kalau ditanya siapa juara versi saya, tetap Prancis. Dari dulu sampai sekarang pilihan saya tidak berubah,” ujarnya.

Bagi Afni, mendukung Prancis bukan semata soal peluang juara, melainkan juga soal kesetiaan pada tim yang telah lama menjadi bagian dari kenangan masa mudanya sebagai pencinta sepak bola.

Dan ketika jutaan pasang mata di seluruh dunia menyaksikan Piala Dunia 2026, Bupati Siak itu akan kembali berharap Les Bleus mengulang kejayaan yang pernah mereka raih bersama Zidane, dan kini dilanjutkan oleh generasi Mbappe dan Dembele.

(Tribunpekanbaru.com/mayonal putra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.