TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS -- Pemerintah Kabupaten Sambas terus berupaya meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat melalui penambahan Instalasi Pengolahan Air (IPA).
Pemkab Sambas telah mengajukan proposal pembangunan IPA Setalik berkapasitas 20 liter per detik untuk mendukung Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ibu Kota Kecamatan (IKK) Sejangkung dan IKK Sambas.
Lokasi pembangunan direncanakan berada di Desa Setalik.
• Setiap Tahun Daratan Hilang 4 Meter, Warga Pesisir Sambas Hidup dalam Ketakutan
Bupati Sambas, Satono, melakukan peninjauan langsung ke lokasi rencana pembangunan infrastruktur air bersih di Kecamatan Sejangkung pada Sabtu, 6 Juni 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh Herzaky Mahendra Putra selaku Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Bidang Komunikasi dan Informasi Publik.
Turut hadir pula Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I Pontianak, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Kabupaten Sambas, Kepala Dinas PUPR, serta Direktur PDAM Tirta Muare Ulakan.
Menurut Bupati Satono, kunjungan tersebut mencakup peninjauan bangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) IKK yang berada di Desa Setalik.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan lokasi pembangunan dan fasilitas yang direncanakan telah sesuai dengan standar teknis serta rencana pembangunan yang telah disusun sebelumnya.
"Kunjungan ini meliputi tinjauan terhadap bangunan Sistem Penyediaan Air Minum atau SPAM Ibu Kota Kecamatan (IKK) di Desa Setalik," kata Satono.
Satono menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur air bersih memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Karena itu, pemerintah daerah ingin memastikan fasilitas yang akan dibangun dapat berfungsi optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga.
"Fasilitas air bersih ini bukan hanya sekadar pembangunan, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Kami ingin memastikan tempat dibangun ini bisa memberikan manfaat maksimal bagi warga," ujarnya.
Poin-Poin Utama Peninjauan Lokasi Pembangunan SPAM
1. Peninjauan Lokasi oleh Bupati Sambas
Bupati Sambas, Satono, melakukan peninjauan lokasi rencana pembangunan infrastruktur air bersih di Kecamatan Sejangkung pada Sabtu, 6 Juni 2026.
Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan lokasi sebelum pembangunan dilaksanakan.
2. Didampingi Sejumlah Pejabat
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Sambas didampingi:
Herzaky Mahendra Putra selaku Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Bidang Komunikasi dan Informasi Publik.
Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I Pontianak.
Kepala Dinas Perkim LH Kabupaten Sambas.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sambas.
Direktur PDAM Tirta Muare Ulakan.
3. Fokus pada SPAM IKK Desa Setalik
Peninjauan dilakukan terhadap bangunan SPAM IKK yang berada di Desa Setalik.
Pemerintah ingin memastikan lokasi dan fasilitas yang direncanakan memenuhi standar teknis serta sesuai dengan perencanaan yang telah disusun.
4. Investasi Jangka Panjang untuk Masyarakat
Menurut Bupati Satono, pembangunan fasilitas air bersih memiliki manfaat besar bagi masyarakat.(*)