Pemprov Sulawesi Tenggara Distribusikan 11 Ribu Seragam Sekolah Gratis, Prioritas Siswa Kurang Mampu
Sitti Nurmalasari June 08, 2026 03:47 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) mendistribusikan 11 ribu pasang seragam putih abu-abu gratis untuk siswa SMA, SMK, dan SLB di 17 kabupaten dan kota tahun 2026.

Pelepasan distribusi seragam dilakukan oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Sultra, Rony Yakob Laute, bersama Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Prof Aris Badara.

Lokasinya di Halaman Kantor Dikbud Sultra, Jalan Abunawas, Kelurahan Pondambea, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Senin (8/6/2026).

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Sultra, Rony Yakob Laute, mengatakan bantuan seragam tersebut diharapkan dapat meringankan beban orang tua sekaligus mendorong semangat belajar siswa.

"Hari ini kita menyalurkan 11 ribu pasang seragam untuk siswa di 17 kabupaten dan kota. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berprestasi,” jelas Rony.

Baca juga: Harga Baju Seragam SD hingga SMA di Kendari Sulawesi Tenggara Mulai Rp190 Ribu, Kaos Kaki dan Dasi

Rony menyampaikan sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama Gubernur Sultra Andi Sumangerukka dan Wakil Gubernur Hugua.

Karena itu, program bantuan seragam sekolah terus dianggarkan setiap tahun berdasarkan data kebutuhan yang disampaikan sekolah.

Pemprov Sultra juga telah menyiapkan stok cadangan apabila jumlah seragam yang disalurkan saat ini belum mencukupi kebutuhan di daerah.

“Pak Gubernur sudah menyiapkan tambahan seragam jika masih ada kekurangan. Distribusinya nanti akan dilakukan melalui Kantor Cabang Dinas Pendidikan di masing-masing wilayah,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dikbud Sultra, Prof Aris Badara, mengatakan seragam ini akan diserahkan kepada Kantor Cabang Dinas (KCD).

Baca juga: Dikbud Sulawesi Tenggara Perketat Verifikasi Siswa Penerima Seragam Gratis Program Gubernur ASR

Kemudian, KCD akan distribusikan ke sekolah-sekolah di daerah masing-masing.

“KCD merupakan perwakilan Dikbud Sultra di daerah, sehingga penyaluran kepada sekolah dilakukan melalui mereka,” ujar Aris.

Prof Aris mengakui jumlah seragam yang dibagikan tahun ini mengalami sedikit penurunan akibat efisiensi anggaran. 

Meski demikian, Pemprov Sultra tetap berupaya agar bantuan tersebut dapat menjangkau siswa yang membutuhkan.

“Kami berharap bantuan ini bisa diterima sebanyak mungkin siswa. Jika masih ada yang belum terakomodasi, tambahan seragam yang telah disiapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan tersebut,” katanya.

Baca juga: Syarat Penerima Seragam SMA Gratis di Sulawesi Tenggara, Gubernur ASR Bagikan 17.500 Baju-Celana

Ia menyebut, penerima bantuan ditetapkan berdasarkan data yang diajukan sekolah. 

Prioritas diberikan kepada siswa dari keluarga kurang mampu yang dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu dari kelurahan atau desa.

“Data penerima berasal dari sekolah dan dilengkapi dokumen pendukung. Karena itu, bantuan ini memang diprioritaskan bagi siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu,” pungkasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.