Daftar 8 Kampung di Sangihe yang Kena Dampak Gempa Magnitudo 7.7, Gereja hingga Puluhan Rumah Rusak
Frandi Piring June 08, 2026 04:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - SANGIHE - Gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada Senin (8/6/2026) pagi.

Guncangan gempa mengakibatkan puluhan rumah warga, rumah ibadah, seperti gereja dan masjid, sekolah, gedung milik pemerintah serta fasilitas umum lainnya, mengalami kerusakan fisik.

Terutama di daerah kepulauan terluar dan sejumlah kecamatan di daratan Sangihe.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun pemerintah daerah, kerusakan bangunan dengan kategori rusak ringan, sedang hingga berat di beberapa kampung.

KERUSAKAN - Dampak gempa bumi magnitudo 7,7 di wilayah Sangihe, Sulawesi Utara, Senin (8/6/2026). Sejumlah rumah warga di Desa Kawio, Kecamatan Marore, Kabupaten Kepulauan Sangihe, mengalami kerusakan.
KERUSAKAN - Dampak gempa bumi magnitudo 7,7 di wilayah Sangihe, Sulawesi Utara, Senin (8/6/2026). Sejumlah rumah warga di Desa Kawio, Kecamatan Marore, Kabupaten Kepulauan Sangihe, mengalami kerusakan. (Dok. Warga/Istimewa)

Berikut data beberapa kampung yang kena dampak gempa, Senin pagi tadi:

Kampung Marore, Kecamatan Marore:

5 unit rumah warga mengalami rusak berat dan 4 unit rumah warga mengalami rusak ringan.

Kampung Matutuang, Kecamatan Marore:

8 unit rumah warga dan 1 unit gereja mengalami rusak berat,  4 unit rumah warga, 1 unit gereja, dan 1 unit masjid mengalami rusak sedang, serta Mess ASN tiga ruangan dan SMP Negeri 6 Satap Matutuang.

Kampung Birah, Kecamatan Tabukan Tengah:

11 unit rumah warga mengalami rusak berat, serta 1 unit gereja mengalami rusak sedang.

Kampung Batuwingkung, Kecamatan Tabukan Selatan:

1 rumah rusak berat dan 1 rumah rusak sedang.

Kampung Tambung, Kecamatan Tabukan Selatan Tengah:

1 rumah rusak sedang.

Kelurahan Santiago, Kecamatan Tahuna:

1 rumah rusak sedang.

Kelurahan Kolongan Beha, Kecamatan Tahuna Barat:

2 rumah rusak sedang.

Kampung Bukide, Kecamatan Tabukan Selatan:

2 rumah rusak sedang.

Berdasarkan laporan yang diterima dari Polsek Marore, gempa yang berpusat di koordinat 5,69 Lintang Utara dan 125,05 Bujur Timur atau sekitar 236 kilometer barat laut Tahuna dengan kedalaman 105 kilometer tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Meski demikian, kerusakan bangunan dilaporkan terjadi di tiga kampung, yakni Kampung Marore, Kampung Matutuang, dan Kampung Kawio

Kampung Marore

1. Rumah Kel. Kaehe - Awule
2. Rumah Bpk. Benyamin Manambing Viralta
3. Rumah Kel. Slon - Mendome
4. Rumah Bpk. Benyamin Mendome
5. Rumah Kel. Lensehe - Muris
6. Rumah Kel. Tausane - Salawati
7. Kel. Suku - Kiramis
8. Gudang penyimpanan Logistik Kampung Marore.

Kampung Matutuang

1. Gmist Nasaret Matutuang
2. GPDI alfa omega Matutuang
3. Masjid Al- Hijrah
4. Rumah ibu altince barahama
5. Rumah Kel. Manansang - lalo
6. Rumah Kel. Salor - Suku
7. Rumah Kel. Barahama - salor
8. Rumah Kel. Mahaling - salor
9. Rumah Kel. Mantis - Kiramais
10. Rumah Kel. Paparang - Salor
11. Rumah Kel. Mokodompis - subu
12. Rumah Kel. Subu - Kuhanta
13. Rumah Kel. Suku - Subu
14. Rumah Kel. Palingkubung - Mendome
15. Rumah dinas Persinggahan ASN
16. Rumah Kel. Mokodompis - Panelewen
17. Rumah Kel. Kiramis - Tayao

Kampung Kawio

1. Keluarga Harman - Kuhanta
2. Keluarga Mandanusa - Poae
3. Keluarga Poae - Barahama
4. Keluarga Pudinaung - Papangge
5. Keluarga Pudinaung - Mamintade
6. Keluarga Mandalika - Paparang
7. Keluarga Mandalika - Sasiang
8. Keluarga Tondonaung - Lukas
9. Keluarga Suku - Takarenguang
10. Keluarga Arunda - Takarenguang
11. Keluarga Poae - Pudinaung
12. Keluarga Biso - Poae.

DAMPAK GEMPA - Gempa Magnitudo 7,7 menyebabkan puluhan rumah warga, rumah ibadah, gudang logistik, dan rumah dinas ASN di Kecamatan Marore mengalami kerusakan. Tiga kampung terdampak Kerusakan tercatat di Kampung Marore, Kampung Matutuang, dan Kampung Kawio, dengan puluhan rumah warga serta gereja dan masjid masuk dalam daftar bangunan terdampak.
DAMPAK GEMPA - Gempa Magnitudo 7,7 menyebabkan puluhan rumah warga, rumah ibadah, gudang logistik, dan rumah dinas ASN di Kecamatan Marore mengalami kerusakan. Tiga kampung terdampak Kerusakan tercatat di Kampung Marore, Kampung Matutuang, dan Kampung Kawio, dengan puluhan rumah warga serta gereja dan masjid masuk dalam daftar bangunan terdampak. (Tribun Manado/Eduard J. Tahulending)

Pemkab Sangihe Ambil Langkah Cepat

Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, mengatakan pemerintah daerah bergerak cepat melakukan pendataan dan penanganan terhadap masyarakat yang terdampak gempa.

"Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama BPBD, TNI, Polri, dan seluruh instansi terkait terus melakukan pendataan di lapangan untuk memastikan kondisi masyarakat serta tingkat kerusakan yang terjadi. 

Prioritas kami adalah keselamatan warga dan percepatan penanganan terhadap lokasi-lokasi yang terdampak," ujar Thungari.

Ia juga memastikan bahwa pemerintah daerah akan menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak setelah proses verifikasi data selesai dilakukan.

"Kami meminta masyarakat tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan kebutuhan masyarakat yang terdampak dapat terpenuhi," tambahnya. (Edu)

Baca juga: Cerita Warga Sangihe Saat Gempa Magnitudo 7,7: Gendong Anak Tidur, Lari Mengungsi ke Kantor Bupati

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.