Dolar AS Tembus Rp 18 Ribu, Perajin Tempe Bengkulu Pilih Kurangi Berat daripada Naikkan Harga
Tribun-video June 08, 2026 05:42 PM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUN-VIDEO.COM - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai dirasakan pelaku usaha kecil di Bengkulu, termasuk pengusaha tempe yang bergantung pada bahan baku kedelai impor.Untuk menjaga harga jual tetap terjangkau di tengah kenaikan biaya produksi, pengusaha tempe memilih mengurangi berat dan ukuran tempe dibandingkan menaikkan harga yang berisiko menurunkan daya beli konsumen.Dampaknya terhadap pelaku usaha tempe, dimana mereka harus menghadapi kenaikan harga kedelai sebagai bahan baku utama produksi. Program: Live UpdateHost: Yustina Kartika GatiEditor Video: Aditya Wisnu Wardana, Anggraini PuspasariReporter: Panji Destama#DolarMeroket #PerajinTempe #BengkuluHariIni #HargaKedelai #DilemaUMKM #SiasatBertahan #EkonomiDaerah #TempeBengkulu #InfoPangan #GejolakEkonomi #Juni2026 #BreakingNews