Korban Penabrakan Remaja di Kampung Salo Kendari Sulit Bergerak, Lurah Sebut Belum Ada Pertemuan
Desi Triana Aswan June 08, 2026 06:49 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kondisi terkini korban ER, suami SH warga Kelurahan Kampung Salo, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) pasca ditabrak pemotor remaja.

Lurah Kampung Salo, Darwin saat dikonfirmasi TribunnewsSultra.com menyampaikan, korban ER saat ini kesulitan bergerak.

"Tadi saya dan ibu lurah sudah menjenguk korban di rumahnya," katanya melalui WhatsApp, Senin (8/6/2026).

Kondisi suami SH mengalami lecet di bagian paha, lutut lebam, dan pergelangan kakinya bengkak diperkirakan akibat salah urat.

"Kondisi istrinya alhamdulillah baik dan bayi nya juga baik," ujar dia.

Baca juga: Viral Dua Remaja di Kendari Nekat Tabrak Warga hingga Terluka, Diduga Tak Terima Ditegur Ugal-ugalan

Dia menyebutkan, belum ada pertemuan antara kedua belah pihak baik pemotor remaja maupun korban.

"Kami pemerintah menunggu juga," jelas Darwin menambahkan.

Meski belum ada pertemuan antar kedua pihak, korban ER pasalnya telah melaporkan pemotor remaja ke pihak kepolisian.

Sementara itu, remaja pemotor yang menabrak ER ini juga merupakan warga Kelurahan Kampung Salo.

Darwin mengaku, belum mengetahui kelakuan sang remaja sebab dirinya baru menjabat enam bulan.

"Kalau nakalnya saya kurang tahu karena baru 6 bulanan menjabat. Selama saya menjabat baru kali ini ada kejadian seperti itu," katanya.

Insiden ini dialami korban ER bersama istrinya SH di Kelurahan Kampung Salo, Kecamatan Kendari, Minggu (7/6/2026) pagi sekitar pukul 05.30 Wita.

Aksi penabrakan ini terekam jelas di kamera ponsel istri korban.

Kejadian bermula saat korban bersama istrinya sedang beraktivitas pagi di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka.

Saat itu, dua remaja yang berboncengan sepeda motor melintas beberapa kali di hadapan mereka secara ugal-ugalan.

Merasa bahaya karena ada warga lain yang juga beraktivitas, korban ER menegur kedua remaja tersebut agar menurunkan laju kendaraannya.

Namun, teguran itu pasalnya memicu ketersinggungan hingga terjadi adu mulut antara korban dan kedua pelaku.

Setelah terlibat cekcok, kedua remaja tersebut sempat meninggalkan lokasi kejadian. 

Namun tak berselang lama, mereka kembali lagi dengan membawa beberapa rekannya yang lain.

Istri korban menduga, para remaja ini sudah merencanakan aksinya dan sengaja mengarahkan motor ke arah suaminya saat mereka hendak berjalan pulang ke rumah. (*)

(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.