Dua Baliho Kini Terpampang di Depan Gapura Gladak, Disbudpar Solo: Rusak Estetika Kota
Rifatun Nadhiroh June 08, 2026 10:29 PM


Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Dua baliho kini terpampang di depan Gapura Gladak.

Baliho yang dipasang Lembaga Dewan Adat (LDA) ini dianggap merusak estetika karena menutupi bangunan cagar budaya di belakangnya.

“Keraton merupakan kawasan cagar budaya nasional. Selama tidak merusak bangunan yang ada di sana, ya tidak apa-apa. Tapi memang, secara estetika kota menjadi tidak bagus,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo, Maretha Dinar Cahyono, saat dihubungi, Senin (8/6/2026).

Dalam baliho tersebut terpampang foto Pakubuwono XIV Hangabehi di sisi kiri.

Sementara di sisi kanan terdapat foto Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Pelaksana Keraton Solo KGPHPA Tedjowulan, dan Pengageng Sasana Wilapa PB XIV Hangabehi GKR Koes Moertiyah Wandansari.

Baca juga: Baliho PB XIV Hangabehi Tersebar hingga Jawa Timur, LDA Keraton Solo : Pendukung Pakai Biaya Mandiri

Seperti diketahui, baliho tersebut tampak mengarah ke utara.

Semestinya, pintu masuk menuju kawasan cagar budaya ini terbebas dari berbagai bentuk reklame.

“Kalau dari utara harus bebas dari baliho, mulai masuk pintu Gapura Gladak sampai ke keraton. Kalau ada baliho di kiri-kanan, kesannya jadi tertutup oleh baliho itu,” jelasnya.

Meski begitu, selama tidak merusak bangunan cagar budaya, reklame tersebut belum dianggap melanggar aturan.

“Tapi kalau dari segi cagar budaya, selama tidak merusak bangunannya, tidak apa-apa. Kalau dari sisi estetika, memang tidak pas,” terangnya.

Reklame di sekitar kawasan ini tidak hanya ada di Gladak.

Ada pula di Alun-Alun Utara, Sitinggil, hingga Kamandungan. 

Namun, ia belum bisa memastikan apakah reklame tersebut telah memiliki izin atau belum.

"Tidak ada koordinasi dengan kami. Di Alun-Alun Utara, Sitinggil, pemasangannya juga tidak berkoordinasi dengan kami,"

"Kami juga belum berkoordinasi dengan Bapenda terkait apakah pemasangan itu sudah sesuai izin atau belum,” jelasnya.

Kepala Bapenda Kota Surakarta, Widyastuti Pratiwiningsih, juga belum merespons konfirmasi terkait hal ini.

Baca juga: Pasang Baliho Puluhan Titik, LDA Keraton Solo Tantang Kubu PB XIV Purbaya Laporkan Dugaan Hoaks

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.