Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan fasilitas lift di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tidak berfungsi karena dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Yang terjadi adalah kabelnya dipotong. Karena kabel dipotong, menyebabkan operasinya terhenti,” kata Pramono saat dijumpai di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu.
Pria yang akrab disapa Pram itu pun mengecam tindakan vandalisme di JPO tersebut dan meminta jajaran terkait untuk segera melakukan investigasi terkait masalah tersebut.
“Karena vandalisme tidak kita beri tempat di Jakarta,” tegas Pram.
Sebelumnya, Dinas Bina Marga DKI Jakarta tengah memperbaiki sistem kelistrikan lift di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Lenteng Agung, Jagakarsa, yang rusak akibat tindakan vandalisme.
Kerusakan berupa kabel listrik yang terpotong membuat fasilitas tersebut tidak dapat digunakan sementara waktu oleh masyarakat.
"Dinas Bina Marga saat ini tengah melakukan penanganan dan perbaikan, diharapkan dalam waktu dekat lift dapat kembali berfungsi secara optimal," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta Siti Dinarwenny.
Dia juga menyampaikan permohonan maaf karena saat ini, lift JPO Lenteng Agung tidak dapat beroperasi sementara akibat kerusakan pada sistem kelistrikan yang disebabkan oleh tindakan vandalisme.





