Usai Diserang AS, Menlu Iran Ancam Balasan dan Minta Pasukan Amerika Angkat Kaki
Dandi Bahtiar June 10, 2026 01:42 PM

Pernyataan tegas Araghchi muncul setelah Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan telah melancarkan serangan balasan.

Sebelumnya, CENTCOM menyatakan Operasi itu disebut sebagai "serangan bela diri" terhadap sejumlah target di Iran.

CENTCOM beranggapan, serangan itu merupakan respons atas jatuhnya helikopter tempur Apache milik Angkatan Darat AS.

Diketahui, militer AS kembali melancarkan serangan ke Iran pada Selasa (9/6) sore waktu setempat.

Presiden AS Donald Trump menuduh Iran bertanggung jawab atas jatuhnya helikopter Apache di dekat Selat Hormuz.

Di sisi lain, media pemerintah Iran melaporkan ledakan terdengar di Pulau Qeshm jalur Selat Hormuz.

Laporan itu muncul sebelum media Iran menyatakan bahwa gelombang serangan Amerika di selatan telah mereda.



Artikle ini telah tayang di timesofisrael dengan judul ‘Leave no attack unanswered’: Iranian FM issues threat after US strikes in response to downing of helicopter

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.