JUARA.NET - Pengamat MotoGP, Carlo Pernat, membuat klaim menarik soal kehadiran Marc Marquez di lintasan.
The Baby Alien kembali mengaspal pada seri Italia dan Hungaria beberapa waktu lalu.
Seperti yang diketahui, dia sempat absen dua seri, yakni di Prancis dan Catalunya karena cedera.
Pada seri Hungaria kemarin, Marquez tampil secara luar biasa.
Pembalap Lenovo Ducati itu menyapu bersih podium tertinggi baik pada sesi sprint race dan balapan utama.
Penampilan memukau Marquez di Hungaria lantas memunculkan reaksi menarik dari pengamat MotoGP, Carlo Pernat.
Awalnya, Pernat mewanti-wanti soal seri-seri setelah ini yang sangat menguras fisik.
Pernat sangat perhatian kepada kondisi Marquez sebab baginya balapan akan semakin seru saat The Baby Alien mengaspal di lintasan.
"Sekarang, di depan ada dua sirkuit yang sulit, yaitu Brno dan Assen," beda Pernat dilansir Juara.net dari Motosan.
"Di sana, perubahan arah membelok akan berat dan lebih sering..."
"Hal semacam itu akan menjadi tantangan untuk masalah bahu yang dia (Marquez) rasakan."
"Saya sendiri berharap semua bisa dibereskan oleh pihaknya Marquez."
"Pasalnya, kehadiran Marquez sudah pasti menggaransikan balapan seru dan menyenangkan," sambungnya.
Menariknya, Pernat lantas menguak satu pembalap MotoGP lain yang bisa membuat balapan makin seru.
Sosok itu tidak lain dan tidak bukan ialah Si Hiu, Pedro Acosta.
"Satu lagi pembalap yang bisa menyuguhkan balapan seru lain di hari Minggu adalah Pedro Acosta," tukasnya.
"Menariknya, dia menggunakan sepeda motor yang bisa dikatakan kurang bagus."
"Di satu sisi, KTM juga tidak salah arah."
"Mereka bertarung dengan baik, menyalip dengan bersih," tambah Pernat.
Rumor yang berkembang menyebut Acosta akan menjadi rekan Marquez pada MotoGP 2027 mendatang.
Pernat sendiri merasa duet itu akan sangat bagus dan tidak membawa dampak yang buruk.
"Dia akan menjadi rekan setim Marc selanjutnya," beber Pernat.
"Rumor itu semakin kuat, karena mereka berdua bisa menyuguhkan tontonan yang menarik."
"Marquez adalah pembalap yang sudah dari sananya berbakat, kemudian ada Pedro bersih, jujur, serta menyuguhkan duel seru."
"Saya sendiri akan senang kalo harus memanajeri mereka berdua. Saya berani menyebut mereka takkan jadi dua ayam jago di satu kandang yang sama (tidak akan saling berselisih)"
"Saya sangat yakin akan hal tersebut," imbuhnya.