TRIBUNNEWSMAKER.COM - Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan pasangan lansia diduga meminta uang tebusan sebesar Rp1 juta kepada pemilik dompet yang mereka temukan.
Peristiwa yang disebut terjadi di Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, itu langsung menjadi sorotan publik dan memicu beragam reaksi dari warganet.
Menanggapi ramainya perbincangan di media sosial, pihak kepolisian akhirnya turun tangan untuk melakukan klarifikasi dan mempertemukan kedua belah pihak yang terlibat.
Video berdurasi 1 menit 29 detik tersebut diunggah oleh akun media sosial @infosumberlawang sekitar pukul 21.00 WIB.
Dalam unggahan itu dijelaskan bahwa sebuah dompet milik warga dilaporkan terjatuh di area parkir Alfamart Mojopuro, Kecamatan Sumberlawang.
Dompet tersebut kemudian ditemukan oleh pasangan lansia yang sehari-hari berjualan makanan di sekitar lokasi.
Baca juga: Mengenang Olivia Dewi, Model Meninggal Kecelakaan Nissan Juke, Ternyata Kakak Aktor, Ziarah ke Makam
Namun, dalam keterangan video disebutkan bahwa saat pemilik dompet hendak mengambil kembali barang miliknya, ia diminta memberikan uang sebesar Rp1 juta sebagai tebusan.
Narasi tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan mengundang perhatian publik.
Tidak sedikit warganet yang memberikan komentar serta mempertanyakan kronologi sebenarnya dari kejadian tersebut.
Kapolsek Sumberlawang, AKP Sudarmaji, membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan terkait video yang viral di media sosial tersebut.
Menurutnya, kejadian itu berlangsung pada Minggu lalu dan langsung ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian.
"Benar ada laporan terkait video tersebut, kejadiannya kemarin minggu," kata Sudarmaji, Selasa (9/6).
Setelah menerima laporan, polisi kemudian melakukan mediasi dengan mempertemukan pemilik dompet dan pihak yang menemukan barang tersebut.
AKP Sudarmaji menjelaskan bahwa persoalan tersebut kini telah diselesaikan melalui jalur kekeluargaan setelah kedua pihak dipertemukan.
Polisi juga telah meminta keterangan dari pihak yang membawa dompet untuk mengetahui kronologi secara utuh.
"Iya ada, saya sudah menemui kedua belah pihak dan sudah saya sampaikan kepada orang yang membawa dompet, memang sebagian barang sudah dikembalikan tapi ada yang belum, menurut keterangan dompet yang dibawa jatuh di jalan," ucap Sudarmaji.
Dengan adanya mediasi tersebut, permasalahan yang sempat viral di media sosial kini telah menemukan titik penyelesaian.
Meski demikian, kasus ini menjadi perhatian masyarakat karena menyoroti persoalan barang temuan dan komunikasi antara pihak yang menemukan barang dengan pemiliknya, yang kemudian berkembang menjadi perbincangan luas di media sosial.
Baca juga: 3 Perusahaan Giorgio Antonio Pacar Sarwendah yang Ngaku CEO, Jual Parfum Lokal, Ada yang Bangkrut
Ia menjelaskan, isi dompet tersebut berupa sejumlah kartu identitas, STNK, dan uang tunai.
Polisi memastikan barang-barang tersebut telah dikembalikan kepada pemiliknya.
Selain itu, warga sekitar menyebut pasangan lansia itu 'orang tidak normal'.
“Dompet, STNK dan uang, tapi pemilik sudah terima dan pemilik nggak dipermasalahkan mengingat yang menemukan orang tidak normal dibuktikan keterangan warga sekitar bahwa yang bersangkutan hidup di masyarakat semaunya sendiri,” ungkap dia.
Selain itu, polisi juga meminta agar video yang telanjur viral di media sosial ditarik demi menghindari kesalahpahaman yang lebih luas di masyarakat.
“Kemudian imbauan kedua, kepada pemilik dompet untuk menarik terkait video yang viral, yang bersangkutan juga tidak keberatan,” ungkap dia.
(Tribunnewsmaker.com/TribunSolo.com/Mardon Widiyanto)