SRIPOKU.COM, MUSI RAWAS – Kabar duka datang dari rombongan jemaah haji asal Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.
Seorang jemaah haji bernama H Ngadiyo bin Reso Diryo dilaporkan meninggal dunia di Arab Saudi saat dalam perjalanan menuju Madinah, Selasa (9/6/2026).
Informasi wafatnya H Ngadiyo disampaikan melalui akun resmi Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Musi Rawas.
Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa H Ngadiyo merupakan jemaah haji Kloter 12 PLM asal Kabupaten Musi Rawas yang wafat saat menjalankan ibadah haji.
Kepala Kantor Kemenhaj Musi Rawas, Soerya Wirawan, membenarkan kabar tersebut saat dikonfirmasi, Rabu (10/6/2026).
"Benar, beliau bernama H Ngadiyo bin Reso Diryo yang tergabung dalam Regu 43 Rombongan 11 Kloter 12 PLM Kabupaten Musi Rawas," ujar Soerya.
Menurutnya, almarhum merupakan warga Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musi Rawas. H Ngadiyo meninggal dunia sekitar pukul 13.00 Waktu Arab Saudi saat dalam perjalanan menuju Madinah.
"Beliau wafat dalam perjalanan ke Madinah pada 9 Juni 2026. Usia beliau 63 tahun," katanya.
Soerya menjelaskan, almarhum berangkat menunaikan ibadah haji bersama sang istri, Hj Suhartilah.
Pihak Kemenhaj Musi Rawas belum mengetahui secara pasti penyebab meninggalnya almarhum. Sebab, berdasarkan laporan petugas, kondisi H Ngadiyo saat keberangkatan dalam keadaan sehat.
"Untuk penyakit pastinya kami belum mengetahui. Saat berangkat beliau dalam kondisi sehat," ungkap Soerya.
Berdasarkan informasi yang diterima, almarhum sempat mengeluhkan sakit perut usai melaksanakan salat Zuhur.
Kondisinya kemudian terlihat lemas sehingga petugas memberikan bantuan kursi roda.
"Awalnya setelah salat Zuhur beliau masih sehat. Kemudian mengeluh sakit perut dan terlihat lemas. Oleh petugas langsung dibantu menggunakan kursi roda," jelasnya.
Namun saat hendak menaiki bus menuju Madinah, kondisi almarhum memburuk hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir.
"Ketika akan naik bus menuju Madinah, beliau meninggal dunia," katanya.
Sesuai ketentuan yang berlaku, jenazah almarhum akan dimakamkan di Arab Saudi.
Atas peristiwa tersebut, Kemenhaj Musi Rawas menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
"Kami keluarga besar Kantor Kemenhaj Musi Rawas turut berduka cita dan mendoakan semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," tutup Soerya.