Samarinda (ANTARA) - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Provinsi Kalimantan Timur memfasilitasi produk usaha mikro kecil dan menengah lokal untuk menembus pasar internasional di lima negara.

"Kami memberikan kesempatan emas bagi para pengusaha daerah untuk mempresentasikan produk unggulan mereka secara langsung di hadapan pembeli berskala internasional," kata Kepala Disperindagkop Kaltim Heni Purwaningsih di Samarinda, Rabu.

Fasilitasi percepatan ekspor ini diwujudkan melalui kolaborasi bersama Export Center Balikpapan yang membuka akses pertemuan bisnis ke Uni Emirat Arab pada tanggal 11 Juni 2026.

Proses promosi komoditas tersebut terus berlanjut dengan agenda mempertemukan para pengusaha Benua Etam bersama pembeli potensial asal Turki pada tanggal 15 Juni nanti.

Heni menjelaskan target pemasaran produk daerah selanjutnya menyasar kawasan Amerika Selatan melalui penjadwalan presentasi komersial ke negara Chile pada tanggal 17 Juni mendatang.

"Penawaran kemudian digulirkan untuk meraih pasar Asia Timur lewat pertemuan dengan mitra dagang asal Hong Kong pada tanggal 22 Juni," tambah Heni.

Rangkaian unjuk produk perdagangan lintas negara sepanjang bulan ini ditutup dengan agenda temu bisnis bersama perwakilan importir dari Taiwan pada tanggal 25 Juni 2026.

Disperindagkop Kaltim menginformasikan kepada seluruh pendaftar bahwa jadwal pertemuan tersebut masih bersifat tentatif dan bisa mengalami penyesuaian sewaktu-waktu merujuk pada dinamika pasar global.

"Program perundingan bisnis ini menjadi solusi agar karya asli daerah tidak hanya berjaya di tingkat lokal namun juga memiliki rekam jejak penjualan antarbenua," ungkap Heni.

Masyarakat pelaku UMKM yang berminat ikut serta wajib melengkapi prasyarat administrasi yaitu melakukan pengisian formulir pendataan pengusaha secara rinci melalui sistem daring.

Ketentuan mutlak lainnya adalah kewajiban setiap entitas bisnis untuk mendaftarkan akun perusahaannya secara resmi pada platform informasi ekspor nasional INAEXPORT.

Syarat administratif tambahan agar calon peserta segera bergabung ke dalam wadah grup komunikasi internal sekaligus mengikuti akun media sosial resmi milik Export Center Balikpapan.

Pemilik usaha yang sebelumnya sudah pernah mendaftarkan profil bisnis mereka pada kegiatan promosi serupa dipastikan tidak perlu lagi mengulang tahapan administrasi dari awal.