John Herdman: Timnas Indonesia Harus Jaga Momentum Tak Terkalahkan Hingga Oktober
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS,COM, JAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menilai dua kemenangan beruntun atas Oman dan Mozambik menjadi modal penting bagi perkembangan skuad Garuda ke depan.
Menurut Herdman, hasil positif yang diraih pada FIFA Matchday Juni 2026 bukan hanya soal tambahan poin atau perbaikan peringkat FIFA, tetapi juga menandai lahirnya momentum yang selama ini ingin dibangun bersama tim.
Baca juga: Timnas Indonesia Naik 4 Peringkat di Ranking FIFA, Raih Modal Berharga Tatap Piala AFF
“Kami selalu berbicara tentang momentum. Dua kemenangan ini penting karena kami belum pernah melakukannya sejak 2024, menang beruntun atas tim yang memiliki peringkat lebih tinggi," ujar John Herdman usai laga kontra Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Pada jeda internasional kali ini, Timnas Indonesia tampil impresif dengan mengalahkan Oman 3-0 sebelum menundukkan Mozambik 1-0 melalui gol tunggal Ole Romeny.
John Herdman mengakui pertandingan melawan Mozambik berjalan sesuai dengan prediksinya.
Ia melihat tim asal Afrika tersebut tampil lebih agresif setelah sebelumnya mengalami kekalahan dari Oman 4-1 dalam laga uji coba Minggu lalu.
Pelatih asal Inggris itu menyebut Mozambik merupakan tim yang mengandalkan transisi cepat sehingga mampu menciptakan situasi pertandingan yang sulit dikendalikan.
“Saya merasa setelah pertandingan melawan Oman mereka pasti mendapat evaluasi keras di ruang ganti dan akan datang dengan semangat juang yang tinggi. Mereka memang tim yang sangat mengandalkan transisi permainan," katanya.
John Herdman menilai para pemain Indonesia sempat terbawa ritme permainan cepat yang diinginkan lawan.
Padahal, dalam beberapa fase pertandingan, skuad Garuda mampu menguasai jalannya laga dengan baik.
Ia juga menyoroti penyelesaian akhir yang masih perlu ditingkatkan. Menurutnya, Indonesia memiliki cukup peluang untuk mengunci kemenangan lebih cepat sejak babak pertama.
"Ada beberapa momen ketika saya merasa tim kami ikut terbawa ritme permainan yang terlalu transisional. Padahal dalam beberapa periode kami sebenarnya bisa mengontrol pertandingan dengan lebih baik. Kami hanya kurang dalam penyelesaian akhir," ujar Herdman.
Terlepas dari sejumlah catatan tersebut, mantan pelatih Kanada itu tetap memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya.
Baginya, meraih dua kemenangan dalam periode FIFA Matchday bulan Juni bukan perkara mudah karena mayoritas pemain baru saja menyelesaikan musim kompetisi yang panjang bersama klub masing-masing.
"Bulan Juni selalu menjadi periode yang berat bagi para pemain karena mereka baru menyelesaikan musim kompetisi yang panjang. Jadi sekali lagi saya bangga kepada para pemain," ucapnya.
Kini, John Herdman ingin Timnas Indonesia menjaga tren positif tersebut dalam agenda-agenda berikutnya.
Ia berharap skuad Garuda mampu mempertahankan konsistensi hingga memasuki rangkaian pertandingan pada Juli, Agustus, September, dan Oktober mendatang.
"Saat ini kami mulai memiliki momentum. Tantangan besar berikutnya adalah menjaga tren tidak terkalahkan ini hingga Juli, Agustus, lalu September dan Oktober. Itulah standar yang sedang kami dorong bersama kelompok pemain ini," pungkasnya.