Perkuat Pemasaran UMKM, Dinas Perdagangan Luncurkan Inovasi Jemau Kitau
Hendrik Budiman June 10, 2026 06:54 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Dinas Perdagangan Kabupaten Bengkulu Selatan menghadirkan inovasi baru bertajuk Jemau Kitau.

Inovasi ini hadir sebagai bentuk dukungan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mempromosikan produknya agar lebih dikenal masyarakat.

Selain melakukan pembinaan, Dinas Perdagangan juga membantu memasarkan produk-produk UMKM binaannya.

Pantauan TribunBengkulu.com di Kantor Dinas Perdagangan Bengkulu Selatan, telah tersedia berbagai produk UMKM khas Jemau Kitau yang merupakan hasil binaan dinas tersebut.

Terlihat sejumlah produk UMKM yang merupakan oleh-oleh khas Bengkulu Selatan tertata rapi dan siap dipasarkan melalui booth yang berada di lingkungan Kantor Dinas Perdagangan Bengkulu Selatan.

Masyarakat juga diperbolehkan berbelanja langsung di booth tersebut. Beragam produk makanan khas Jemau Kitau dijual dengan harga yang terjangkau, mulai dari Rp10 ribu hingga Rp15 ribu, bahkan lebih tergantung jenis produknya.

Adapun produk yang dijual antara lain kue anak tat, bay tat, stik ikan, gula aren, olahan ubi ungu, rempeyek, sate pisang dan berbagai produk lainnya.

“Ini merupakan inovasi dan gebrakan dari Dinas Perdagangan. Kami tidak hanya melakukan pembinaan, tetapi juga membantu mempromosikan produk UMKM binaan Dinas Perdagangan,” ujar Kepala Dinas Perdagangan Bengkulu Selatan, Dwi Prian Dona saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Rabu (10/6/2026).

Booth untuk UMKM

Adanya booth atau etalase di depan kantor dimanfaatkan untuk menampung berbagai produk UMKM. Nantinya, Dinas Perdagangan akan membantu pemasaran produk-produk tersebut, baik melalui promosi langsung maupun kerja sama dengan ritel modern.

“Nanti kami bantu melalui ritel modern lokal. Kami akan berkomunikasi dengan pemilik ritel supaya produk UMKM kita bisa masuk dan dipasarkan di sana,” ungkap Dwi.

Selain itu, Dwi menambahkan bahwa apabila gerai KDMP telah siap beroperasi, pihaknya juga akan mengupayakan agar produk UMKM Bengkulu Selatan dapat dipasarkan di gerai tersebut.

Baca juga: Hasil Pemeriksaan Rampung, Sanksi Camat Ngamuk di SMPN 1 Bengkulu Selatan Tunggu Sidang Baperjakat

Sementara itu, untuk produk makanan yang memiliki masa simpan pendek, seperti gulai dan makanan basah lainnya, masih akan menjadi bahan pertimbangan karena daya tahannya tidak terlalu lama.

“Makanan itu akan menjadi bahan pertimbangan kami. Sejauh ini yang akan kami fokuskan terlebih dahulu adalah kue kering karena masa simpannya lebih lama, bahkan bisa mencapai satu bulan,” tegas Dwi.

Dwi menjelaskan, sebagian besar produk yang dipasarkan sudah memiliki sertifikasi yang diperlukan, baik sertifikat halal maupun izin BPOM. Meski demikian, masih ada beberapa produk yang saat ini sedang dalam proses pengurusan perizinan.

Ia memastikan produk-produk asli Jemau Kitau yang dipasarkan merupakan makanan khas masyarakat Manna dan Bengkulu Selatan. Ke depan, booth tersebut diharapkan menjadi salah satu pusat oleh-oleh yang dapat dikunjungi masyarakat maupun wisatawan yang datang ke Bengkulu Selatan untuk mendapatkan makanan khas daerah.

Dengan adanya inovasi Jemau Kitau ini, diharapkan produk UMKM Bengkulu Selatan semakin dikenal luas dan mampu meningkatkan pendapatan para pelaku usaha lokal.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.