Damkar Kota Bekasi Evakuasi Monyet Peliharaan Lepas, Sempat Gigit Warga
Joseph Wesly June 10, 2026 07:42 PM

 

Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI TIMUR- Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi mengevakuasi seekor monyet ekor panjang yang sempat meresahkan warga di kawasan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Rabu (10/6/2026).

Anggota Kompi C Regu 1 Rescue Damkar Kota Bekasi, Ragil Bachtawar, mengatakan, keberadaan monyet itu membuat warga resah.

Mengingat sebelum evakuasi dilakukan, monyet itu sempat dilaporkan menggigit seorang warga dan terus terlihat berkeliaran selama tiga hari di lingkungan permukiman.

"Jadi monyet ini sebelumnya sudah sempat ditangani dari Kompi A dan Kompi B. Kebetulan saya dari Kompi C. Sudah tiga hari monyet ini berkeliaran di lokasi," kata Ragil saat dikonfirmasi, Rabu (10/6/2026).

Ragil menjelaskan, proses penangkapan berlangsung selama kurang lebih dua jam dengan melibatkan lima personel.

Ketika ditemukan, monyet tersebut berada di area plafon sebuah bangunan.

Guna menghindari risiko serangan, petugas menggunakan alat jerat yang dirakit dari tali dan pipa paralon.

Kemudian, satu anggota Damkar naik ke bagian plafon untuk menggiring monyet agar berada dalam posisi yang lebih mudah dijangkau.

"Kami lakukan penangkapan menggunakan sistem jerat dengan jarak aman. Setelah diposisikan terpojok, baru berhasil kami amankan," jelasnya.

Ragil menduga monyet tersebut bukan satwa liar yang hidup bebas di alam.

Sebab saat dievakuasi, petugas menemukan adanya ikatan di bagian leher hewan tersebut.

Selain itu, pola pergerakannya juga dinilai berbeda dengan monyet liar pada umumnya.

"Yang terakhir ini jenisnya monyet ekor panjang dan memiliki ikatan di leher. Kemungkinan besar ini hewan peliharaan warga yang lepas atau kabur," ujarnya.

Setelah berhasil diamankan, Ragil mengungkapkan monyet tersebut untuk sementara dibawa ke kantor Damkar Kota Bekasi sebelum diserahkan kepada instansi terkait.

"Kemungkinan nanti akan kami koordinasikan dengan dinas terkait atau shelter untuk penanganan lebih lanjut," tutup Ragil. (M37)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.