TRIBUNNEWS.COM - Timnas U19 Indonesia mendapatkan tambahan amunisi jelang menghadapi Australia pada babak semifinal Piala AFF U19 2026.
Bek muda andalan, Mathew Baker dipastikan telah bergabung dengan skuad Garuda Muda setelah menyelesaikan tugasnya bersama Timnas Indonesia senior pada agenda FIFA Matchday Juni 2026.
Meski demikian, pelatih Timnas U19 Indonesia, Nova Arianto, belum bisa memastikan apakah pemain berusia 17 tahun tersebut akan langsung diturunkan saat menghadapi Australia di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Kamis (11/6/2026) pukul 20.15 WIB.
Nova mengungkapkan bahwa tim pelatih masih akan memantau kondisi kebugaran Mathew Baker sebelum mengambil keputusan.
Pasalnya, Baker baru saja menjalani jadwal padat bersama Timnas Indonesia senior dalam dua laga FIFA Matchday melawan Oman dan Mozambik.
"Mathew Baker tiba sekitar pukul 14.00 WIB nanti. Sekali lagi, kita akan melihat kondisinya karena tadi malam setelah pertandingan pastinya selesai hingga larut malam," ujar Nova Arianto, dikutip dari Tribun Medan, pada Rabu (10/5/2026).
"Jadi, saya akan melihat kondisi Mathew Baker terlebih dahulu. Baru nanti kita lihat apakah besok akan kita turunkan."
"Kemungkinannya masih sangat besar untuk kita mainkan, tetapi saya ingin melihat kondisinya dulu," lanjutnya.
Baca juga: Semifinal Piala AFF U19 2026: Timnas Indonesia Diminta Main Disiplin saat Lawan Australia
Kehadiran Mathew Baker tentu menjadi kabar baik bagi Garuda Muda.
Sebelumnya Mathew Baker diberikan kesempatan pelatih Timnas Indonesia senior, John Herdman merasakan atmosfer sepak bola internasional di FIFA Matchday Juni 2026.
Baker sempat diturunkan menjadi pemain pengganti pada pertandingan melawan Oman, pada Jumat (5/6/2026).
Momen tersebut sekaligus menjadikan Baker debutan termuda dalam sejarah Timnas Indonesia dengan tampil di usia 17 tahun 23 hari.
Sayangnya Baker tak turun di laga kedua saat Timnas Indonesia menghadapi Mozambik pada Selasa (9/6/2026).
Meski begitu, modal bersama Timnas Senior tersebut diharapkan mampu menambah kualitas lini pertahanan Indonesia saat menghadapi Australia.
Apalagi laga semifinal nanti diprediksi berlangsung ketat mengingat Australia merupakan salah satu tim terkuat di turnamen.
Young Socceroos melaju ke semifinal sebagai juara Grup C setelah unggul produktivitas gol atas Kamboja.
Sementara Indonesia tampil sempurna dengan menyapu bersih tiga pertandingan fase grup dan keluar sebagai juara Grup A.
Garuda Muda sukses mengalahkan Myanmar, Timor Leste, dan Vietnam untuk mengoleksi sembilan poin sempurna.
Jelang laga semifinal, Nova Arianto menegaskan fokus utama tim saat ini adalah mempersiapkan pemain agar tampil disiplin dan siap menghadapi tekanan pertandingan.
Pelatih berusia 46 tahun tersebut mengaku sudah mempelajari kekuatan Australia dan meminta para pemain menjalankan instruksi dengan baik.
"Kita tahu, kita akan menghadapi Australia. Jadi kita persiapkan semuanya dengan baik sehingga apa yang kita persiapkan selama dua hari ini, pemain bisa lebih disiplin dan semoga kita bisa mendapatkan hasil yang terbaik di sini," kata Nova.
Menurutnya, Australia merupakan salah satu kandidat kuat juara sehingga Indonesia harus tampil dengan mentalitas terbaik.
"Australia merupakan salah satu tim terbaik kali ini. Saya pikir kalau ingin menjadi yang terbaik, kita harus melawan tim terbaik yang ada di AFF ini," tuturnya.
Nova juga menekankan pentingnya kekuatan mental dalam pertandingan semifinal yang sarat tekanan.
"Saya berharap pemain bisa tampil lebih disiplin. Saya juga meminta pemain untuk tidak takut dan memiliki mental yang kuat untuk pertandingan besok," ujarnya.
"Sehingga kita semua bisa tampil enjoy dan menikmati pertandingan," tambah Nova.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama) (TribunMedan.com/Aprianto Tambunan)