PENJELASAN RAFFI AHMAD Diisukan Suap Bea Cukai, Nagita Sebut Lucu ke Dedi Mulyadi
Latif Ghufron Aula June 11, 2026 01:42 PM

- Raffi Ahmad akhirnya mengurai klarifikasi terkait dirinya yang terseret kasus dugaan suap Bea Cukai.

Klarifikasi itu diungkap Raffi saat bertemu dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Kepada KDM, Raffi curhat soal dirinya yang difitnah.

Diwartakan sebelumnya, nama artis Raffi Ahmad disebut-sebut dalam sidang dugaan suap pengurusan impor dengan terdakwa pemilik PT Blueray Cargo, John Field, di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Jumat (5/6/2026) lalu.

Dalam kesaksiannya, Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK), Sri Pangastuti alias Tuti, mengakui pernah menerima permintaan bantuan pengiriman laptop dan iPhone dari Amerika Serikat yang disebut adalah Raffi Ahmad.

Atas pengakuan Tuti di persidangan, Raffi pun mengungkap tanggapannya.

Raffi tampak bingung kenapa dirinya dikaitkan dengan kasus suap tersebut.

"Saya mau nanya tips. Kang, kalau kita mendapatkan gosip yang kurang mengenakan gimana kang? Seperti saya lagi mendapatkan gosip," ungkap Raffi Ahmad, dilansir TribunnewsBogor.com dari tayangan Youtube Kang Dedi Mulyadi, Kamis (11/6/2026).

Mendengar curhatan Raffi, KDM pun ikut penasaran.

KDM mengaku syok saat mendengar isu miring soal ayah tiga anak itu.

Langsung membela sang suami, Nagita Slavina pun ikut kesal dengan isu tersebut.

"Kan Aa pesan laptop," kata KDM.

"Enggak ada!" teriak Nagita.

"He eh," ujar Nagita.

Cerita ke KDM, Raffi mengungkap kronologi dirinya bertemu dengan pegawai blueray di Amerika Serikat.

Pada Oktober 2025 lalu Raffi mengikuti event marathon di Chicago bersama tiga artis lainnya yakni Ariel Noah, Desta, dan Gading Marten.

Setelahnya, Raffi dan rombongan ke New York lalu mampir ke restoran Indonesia di sana.

Kebetulan di sebelah restoran tersebut ada toko blueray.

"Jadi ceritanya begini, saya lagi lari Marathon sama si Ariel Oktober di Chicago, disemangatin Desta dan Gading. Terus dari Chicago kita main ke New York sambil main sama teman-teman di sana. Datanglah kita ke restoran Awang Kitchen di queen. Kita menghibur, di seberang jalan ada toko kelontong. Pas kita mau kembali lagi ke Awang Kitchen, di sebelah kiri ada Blueray," pungkas Raffi Ahmad bersemangat.

Saat melewati depan toko blueray, Raffi dan rombongan disetop oleh pegawai di sana.

Di mome itulah Raffi diajak berbincang oleh pegawai blueray seraya promosi.

Mendengar promosi dari pegawai blueray, Raffi meresponnya dengan ramah.

Tak disangka, respon Raffi itu justru dianggap serius oleh pegawai tersebut.

"Dia (pegawai blueray) semuanya (menyapa) 'Aa Raffi', saya juga enggak tahu apakah dia yang punya (kantor itu), dia tuh ngajak foto biasa, aku enggak kenal. Terus basa-basi (orang blueray bilang) 'mas Raffi mas Ariel, kita ini bisa mengirimkan kalau mau kirim handphone kirim laptop ke Indonesia'. Terus saya bilang 'iya'. Bukannya saya basa-basi, masa kita bilang 'enggak', saya bilang 'iya nanti kalau ada iphone nanti ya', dalam bentuk omongan, enggak ada WA, udah gitu kita pulang," kata Raffi Ahmad.

Tak berpikir negatif sama sekali, Raffi santai dan pulang kembali ke tanah air.

Hingga akhirnya Raffi terkejut diisukan terlibat dalam kasus suap Bea Cukai terkait blueray.

Kata Raffi, ia sama sekali tidak menitipkan barang seperti iPhone dan laptop ke jasa pengiriman Blueray Cargo Group.

Karenanya, Raffi berani melawan isu tersebut dengan memberikan bukti valid bahwa ia sama sekali tidak terlibat kasus tersebut.

"Tiba-tiba katanya tempat yang blueray ini ada masalah apa, katanya ketangkep, salah satu oknumnya diperiksa handphonenya katanya ada foto saya, ada foto Ariel, ditanya katanya Raffi mau memesan, makanya saya bingung, saya berani lah saya enggak salah apa-apa, kemarin dibilang pencucian uang. Masalahnya, saya pesan aja enggak, transaksi aja enggak ada, WhatsApp-nya enggak ada, kan saya enggak mungkin baru kenal kasih WhatsApp. Ternyata pegawai (blueray) di situ WhatsApp ke bosnya (bilang) 'ini pak Raffi mau kirim handphone'. Padahal saya kan basa-basi," ungkap Raffi Ahmad.

Tahu persis peristiwa tersebut, Nagita pun membela sang suami.

Nagita bahkan tertawa dan menyebut lucu jika Raffi dikaitkan dengan kasus dugaan suap Bea Cukai.

"Hubungannya aa Raffi dengan nitip laptop, andaikata pun iya kan hanya pajak, pajaknya juga berapa?" ujar KDM.

"Kalau pun iya, sekarang kan banyak jastip, kan kita cuma beli, kita enggak pernah tahu mereka bayarnya seperti apa, ini masalahnya enggak ada sama sekali (nitip atau beli), nol, lucu kan," sambung Nagita.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.